oleh

Kota Siantar Marak dengan ODMK ‘Kiriman’

Pematangsiantar, BatakToday

Maraknya orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) yang ‘sempat’ berseliweran di Kota Pematangsiantar, tidak berhubungan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang “tertunda-tunda” sejak Desember 2015 lalu.

Kepala Bidang Sosial di  Dinas Sosial dan Ketenakerjaan (Dinsosnaker) Kota Pematangsiantar, Rustam Situmorang mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, ODMK di kota Siantar semakin bertambah. Dia menyebut, ODMK yang terjaring razia Dinsosnaker,  umumnya ‘kiriman’ dari luar kota Siantar.

“Selama hampir dua tahun ini, tahun 2015 sampai Agustus 2016,  sesuai data Dinsosnaker, dari 52 orang ODMK yang terjaring razia, 37 diantaranya berasal dari luar kota. 3 orang  yang dari luar kota, sudah dijemput keluarganya. Sementara 34 ODMK kiriman lainnya, masih kita (Dinsosnaker) titipkan di berbagai panti yang ada di kota Siantar,” ucap Rustam saat ditemui di kantor Dinsosnaker, Selasa (9/2).

Rustam menjelaskan, maraknya ODMK yang berasal dari luar kota, akibat tindakan dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, yang dengan sengaja ‘mengirim’ ODMK tersebut di jalanan kota Siantar. Dia menganggap oknum-oknum tersebut ingin lepas tanggungjawab dari keberadaan ODMK di daerahnya. Bahkan, tidak tanggung-tanggung,  mereka menelantarkan langsung ODMK yang dikirimnya di sekitar lokasi kantor Dinsosnaker Siantar.

“Biasanya, ‘dikirim’ saat dini hari atau pagi buta. Mau bagaimana lagi, kami harus rutin berkoordinasi dengan Satpol PP, untuk tetap melakukan razia ODMK. Karena sudah menjadi kewajiban dinas ini,” sebutnya.

Ditambahkannya lagi, pada rapat koordinasi Dinas Sosial se kabupaten/kota, provinsi Sumatera Utara, Dinsosnaker Siantar sudah pernah menyampaikan langsung persoalan ini, dan telah dibahas bersama-sama. Tetapi sangat disesalkan, sampai sekarang ODMK ‘kiriman’ di kota Siantar kian bertambah.

Oleh karenanya, Rustam berharap ada kebijakan dari Dinas Sosial di setiap daerah, agar bertanggungjawab terhadap keberadaan ODMK di wilayah masing-masing.

“Hal ini merupakan perbuatan melawan hukum. Jika masyarakat melihat langsung tindakan oknum tidak bertanggungjawab, mengirim ODMK ke kota Siantar, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau Dinas Sosial, agar dapat segera ditindak,” sebut Rustam tegas. (EM)

Foto:

Orang dengan masalah kejiwaan (ODMK), dalam keadaan bugil, beberapa waktu lalu terlihat melintasi jalan raya di depan Rumah Dinas Walikota, Jalan MH Sitorus, Pematangsiantar (bataktoday/doc)

News Feed