oleh

KPUD Siantar Patuhi UU, Tetapkan Surfenov-Parlin Ikut Pilkada

Pematangsiantar, BatakToday

Tanda tanya masyarakat kota Pematangsiantar terhadap penetapan pasangan Surfenov Sirait-Parlin Sinaga sebagai calon walikota dan calon wakil walikota terjawab sudah. Calon yang diusung oleh Partai PPP. Partai Golkar dan partai Gerindra tersebut akhirnya ditetapkan oleh KPUD Pematangsiantar sebagai pasangan kelima dalam Pilkada 2015.

Rapat pleno KPUD Pematangsiantar menetapkan pasangan Surfenov-Parlin menjadi peserta Pilkada 2015 (3/11)
Rapat pleno KPUD Pematangsiantar menetapkan pasangan Surfenov-Parlin menjadi peserta Pilkada 2015 (3/11)

Dalam rapat pleno KPUD Pematangsiantar yang digelar pada Selasa (3/11), pukul 16.00 WIB, di kantor KPUD Pematangsiantar, menetapkan pasangan calon Surfenov Sirait – Parlin Sinaga sebagai calon walikota dan wakil walikota Pematangsiantar. Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPUD Pematangsiantar, Mangasi Tua Purba SH, dihadiri langsung oleh pasangan calon, partai pendukung dan para simpatisan.

Ketua KPUD, Mangasi Tua, menyampaikan bahwa setelah melalui proses panjang, dan penuh kehati-hatian, akhirnya KPUD harus patuh kepada UU No. 1 tahun 2015, dan menjalankan putusan Panwaslih Kota Pematangsiantar No. 4 tahun 2015.

Sebelum menyampaikan penetapan, Mangasi Tua menjelaskan secara singkat langkah-langkah KPUD menyikapi sengketa Pilkada sehubungan pasangan Surfenov-Parlin. Dijelaskan bahwa sebelumnya KPUD tidak pernah menerima pendaftaran kembali dari pasangan calon tersebut, melainkan hanya melakukan penerimaan berkas kembali, untuk dilanjutkan dengan penelitian berkas. KPUD telah menyampaikan hasil penelitian berkas dan hasil penelitian berkas perbaikan kepada pasangan calon, serta melakukan koordinasi dengan Panwaslih.

Ternyata dari hasil penelitian dan pemenuhan tetap saja ada kekurangan dokumen pada berkas yang diserahkan (pasangan calon).” demikian Mangasi Tua dalam penyampaiannya.

Mangasi Tua selanjutnya menyampaikan bahwa KPUD pada prinsipnya mematuhi isi UU No. 1 tahun 2015, yang berbunyi: “Keputusan Bawaslu Provinsi dan keputusan Panwaslu Kabupaten/Kota mengenai penyelesaian sengketa pemilihan merupakan keputusan terakhir dan mengikat.

Pasangan Surfenov-Parlin saat mengikuti rapat pleno di KPUD Pematangsiantar (3/11)
Pasangan Surfenov-Parlin saat mengikuti rapat pleno di KPUD Pematangsiantar (3/11)

“Kami terikat pada undang-undang itu, meskipun kami sadari bahwa apa (red: berkas paslon) yang diserahkan tidak memenuhi harapan yang kita inginkan.”

Keputusan KPUD Pematangsiantar untuk menetapkan pasangan Surfenov Sirait-Parlin Sinaga sebagai peserta Pilkada 2015 disambut sorak sorai para pendukungnya, baik dari partai maupun simpatisan yang sudah sekian lama menanti keputusan tersebut.

Surfenov-Parlin ketika diminta keterangan, mengucapkan terimakasih kepada partai pendukung dan para simpatisan, yang selalu setia mendukung hingga penetapan akhir dalam proses pencalonan oleh KPUD kota Pematangsiantar.

Batara Manurung, salah satu komisioner KPUD, ketika dimintai keterangan oleh wartawan tentang sikap KPUD yang meloloskan pasangan Surfenov-Parlin mengatakan bahwa keputusan KPUD ini akan berpotensi sengketa, karena ada syarat pencalonan yang TMS (tidak memenuhi syarat, red). Batara juga menambahkan bahwa KPUD menetapkan pasangan Surfenov-Parlin menjadi peserta Pilkada 2015 adalah untuk mematuhi Undang-undang.

“Karena semua orang juga tahu lho, kita kan transparan. Ketua tadi bilang kan, kami dengan terpaksa menetapkan karena berdasarkan Undang-undang. Kami taat kepada Undang-undang” demikian pernyataan Batara.

Ketika wartawan mencoba memperjelas pernyataan tersebut, kembali Batara mengulangi bahwa mereka terpaksa menetapkan pasangan Surfenov-Parlin sebagai peserta Pilkada karena mengacu kepada Undang-undang, yang menyebutkan putusan Panwaslih bersifat final dan mengikat.(EM/AT)

Pasangan Surfenov-Parlin meninggalkan KPUD Pematangsiantar seusai rapat pleno penetapan pasangan tersebut menjadi peserta Pilkada 2015 (3/11)
Pasangan Surfenov-Parlin meninggalkan KPUD Pematangsiantar seusai rapat pleno penetapan pasangan tersebut menjadi peserta Pilkada 2015 (3/11)

News Feed