oleh

Mahasiswa Desak Pemko Medan Bongkar Centre Point

Mahasiswa Desak Pemko Medan Bongkar Centre Point

Medan, BatakToday-

Aktivis Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara menggelar unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan, Senin (18/1), mendesak Pemko Medan segera membongkar bangunan Centre Point  di Jalan Jawa Medan. Pasalnya, menurut mereka, peninjauan kembali (PK) yang diajukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) diterima oleh Mahkamah Agung (MA).

Selain membawa sejumlah poster, para mahasiswa juga melakukan orasi di depan pintu gerbang Balai Kota Medan, mendesak bangunan Centre Point segera dibongkar.

Centre Point Jalan Jawa Medan, yang dituntut bongkar oleh pengunjukrasa. (sumber: medanguide.com)
Centre Point Jalan Jawa Medan, yang dituntut bongkar oleh pengunjukrasa. (sumber: medanguide.com)

Meski unjuk rasa berjalan dengan damai dan tertib, namun puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Medan  tampak siaga di halaman depan Balai Kota.

Abdul Razak, mewakili mahasiswa pun membacakan pernyataan sikap Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara. Selain mendesak Pemko Medan segera membongkar bangunan Centre Point, mereka juga minta aparat penegak hukum mengusut tuntas oknum-oknum yang melakukan penyuapan terkait pengamanan gedung Centre Point.

“Kami juga minta agar Direktur PT ACK ditangkap atas dugaan korupsi pengalihan tanah milik PJKA (sekarang PT KAI, red) menjadi HPL (Hak Pengelolaan Lahan) Pemda Tingkat II Medan tahun 1982, dan penerbitan HGB (Hak guna Bangunan)  tahun 1994, serta  pengalihan HGB tahun 2004, dan perpanjangan HGB tahun 2011,” kata Abdul Razak.

Usai mendengar pernyataan sikap, Pj Wali Kota Randiman Tarigan mengucapkan terima kasih karena para mahasiswa cukup santun dan tidak melakukan aksi anarkis dalam menyampaikan aspirasinya.

“Kita harus melalui prosedur hukum. Apalagi saat ini masih ada proses hukum yang masih berjalan di Kejaksaan Agung (Kejagung). Jadi kita masih menunggu apa hasilnya nanti dari  Kejagung,” ujar Randiman.

Selanjutnya Randiman berjanji, pihaknya akan mempelajari apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa, termasuk menanyakan kepada Kabag Hukum Setdakot Medan sejauh mana persoalan pembangunan gedung Centre Point.

“Berhubung kasus ini sudah masuk ranah hukum, maka kita harus patuh dan menunggu apa hasil nantinya,” jelas Randiman. (AFR)

Foto: Penjabat Wali Kota Randiman Tarigan saat memberikan penjelasan kepada aktivis Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara yang menggelar unjuk rasa mendesak Pemko Medan segera membongkar bangunan Centre Point, Senin (18/1/2016). (bataktoday/afr)

News Feed