oleh

Menanti Keadilan di Balige…

Oleh: Arif JV Girsang

Hari telah malam, keadilan belum ditangan… Pengadilan tempat kami menanti, bersama keringat seharian, yang mengalir bersama ketidakpastian… Di tempat kami mencari keadilan, bahkan hukuman pun tak mudah ditimpakan…

Depan pintu masuk gedung PN Balige menjadi tempat menanti bagi keluarga terdakwa, sebelum mendapat panggilan sidang, Selasa 21/3/2017 sekitar pukul 19.30 Wib (ajvg)
Depan pintu masuk gedung PN Balige menjadi tempat menanti bagi keluarga terdakwa, sebelum mendapat panggilan sidang, Selasa 21/3/2017 sekitar pukul 19.30 Wib (ajvg)

Kami menanti di pintu ini, tempat keadilan berlalu lalang… Anak cucu turut menanti keadilan, pun palu hukuman…

Ibu terdakwa membawa cucunya ke pengadilan, untuk bertemu si ibu (ajvg)
Nenek membawa cucu untuk dapat bertemu ibunya yang jadi terdakwa (ajvg)

Di dalam ruang di gedung ini, mereka sedang menegakkan keadilan… Begitu sulitkah mencari seribu orang lagi pengangguran yang mengerti penegakan hukum… Kami mau dihukum, tapi jangan lama-lama…

Pintu kaca gedung PN Balige (ajvg)
Pintu kaca gedung PN Balige (ajvg)

Sekarang atau esok, kami tetap menanti keadilan, pun hukuman…

Para punggawa dan penunggu keadilan (ajvg)
Para punggawa dan penunggu keadilan, di PN Balige, Selasa 21/3/2017 pukul 20.00 Wib (ajvg)

Gambar dan teks oleh Arif JV Girsang, dikirim dari Gedung Pengadilan Negeri Balige, Kabupaten Toba Samosir, Selasa 21/3/2017, pukul 20.00 Wib.

News Feed