Menelusuri “Sejarah” Sampah dengan Google Maps

Menelusuri “Sejarah” Sampah dengan Google Maps

986
Tempat pembuangan sampah (TPA) liar di Jalan Simarjarunjung, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Minggu 27/8/2017 (Foto: Arif JV Girsang)

Simalungun, BatakToday

Dalam perjalanan dari Kota Parapat menuju Tigarunggu (Kecamatan Purba), keduanya berada di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara,  BatakToday menemukan tempat pembuangan sampah (TPA) ‘liar’ di Jalan Simarjarunjung, tidak jauh sebelum pertigaan Gorbus-Pematang Sidamanik, Minggu petang (27/8/2017). Sampah dibuang di kiri kanan jalan, di sebuah tempat sepi, di tepi jalan yang membelah ‘hutan’ pinus.

Saat kemudian mencoba menelusuri ruas jalan Pematang Purba-Parapat, melalui internet, dengan aplikasi Google Maps, pada koordinat 2.7901214,98.8145287 atau 2°47’24.4″N 98°48’52.3″E, ditemukan lokasi yang sama dengan lokasi sampah yang sebelumnya dijumpai melalui parjalanan darat.

Gambar yang diperoleh dengan menggunakan aplikasi internet Google Maps, pada koordinat 2.7901214,98.8145287 atau 2°47'24.4"N 98°48'52.3"E (Sumber: Google Maps)
Gambar yang diperoleh dengan menggunakan aplikasi internet Google Maps, pada koordinat 2.7901214,98.8145287 atau 2°47’24.4″N 98°48’52.3″E (Sumber: Google Maps)

Peta dan gambar yang digunakan saat berselancar di dunia maya, diambil Google pada Januari 2016. Terlihat dalam gambar pada Google Maps, di lokasi yang sama, tahun 2016 lalu juga telah terdapat tumpukan sampah, walau dalam volume yang lebih kecil.

Dengan membandingkan kedua pengalaman di atas, melihat langsung di lokasi dengan melihat dengan menggunakan aplikasi Google Maps, atau di dunia nyata dengan dunia maya, dapat disimpulkan bahwa pembuangan sampah ke TPA liar tersebut setidaknya telah berlangsung selama 1 tahun 8 bulan.

Dari peta administrasi pemerintahan, lokasi tempat pembuangan sampah tersebut berada di Nagori Pematang Tambunrea, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. (ajvg)