oleh

Ondo MP Purba: “Panggilan Terakhir untuk Pancasila”

Pematangsiantar, BatakToday

Pasca ditolaknya gugatan praperadilan Pancasila Sibarani atas penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengutipan retribusi parkir tepi jalan di Kota Siantar tahun 2015, Kasipidsus Kejari Siantar Ondo MP Purba mengatakan bahwa Kejaksaan Negeri akan berusaha sedemikian rupa untuk secepatnya menghadirkan Pancasila, dalam rangka menjalani penyidikan.

Ondo juga menerangkan bahwa sembari dilakukan pencarian, pada hari Selasa, tanggal 7 Juni 2016, Kejaksaan Negeri juga sudah membuat panggilan terakhir kepada Pancasila Sibarani. Hal ini sejalan dengan janji sebelumnya dari Tim Pengacara  tersangka Pancasila Sibarani.

“Sesuai permintaan Tim Pengacara saudara Pancasila, yang mengatakan bahwa akan mengantarkan kliennya ke kejaksaan Negeri Pematang Siantar pada hari Kamis, 9 Juni 2016, maka kami sudah melayangkan surat ke tim pengacaranya agar segera membawa Pancasila untuk menghadap ke Kejaksaan sesuai dengan janji mereka,”. terang Ondo kepada BatakToday di ruang kerjanya pada Selasa (7/6) sekitar pukul 15.00.

Ditanya tentang apakah Pancasila Sibarani sudah bisa ditetapkan termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Kasipidsus ini mengatakan nantinya akan dikonsultasikan dengan Kajari.

“Kita akan konsultasikan dengan Kajari untuk mengantisipasi kemungkinan harus menyatakan Pancasila masuk DPO. Tapi yang jelas, kita tunggu dulu sampai hari Kamis 9 Juni 2016 ini. Kita lihat apakah pengacara Pancasila Sibarani menepati janjinya,” jelas Ondo. (AT)

Foto: Kasipidsus Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Ondo MP Purba (doc.bataktoday)

News Feed