oleh

Pakpak Bharat Kembali Raih Anugerah Peduli HAM

Surabaya, BatakToday –

Kabupaten Pakpak Bharat kembali meraih Anugerah Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM). Sebelumnya, 3 tahun berturut-turut kabupaten ini memperoleh penghargaan yang sama, yakni 2013, 2014 dan 2015. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (08/12/2016).

Menteri Yasonna Laoly dalam sambutannya mengatakan, pemberian penghargaan merupakan bagian dari puncak peringatan hari HAM se Dunia  ke-68 tahun 2016. Kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota penerima penghargaan, Yasonna mengharapkan agar para kepala daerah lebih terdorong lagi untuk menghormati, memenuhi hak dan melindungi warganya.

“Predikat itu haruslah dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak asasi manusia bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah pusat tapi juga pemerintah daerah. Oleh karena itu, Presiden melalui Kementerian Hukum dan HAM mendukung pelaksanaan dan perbanyakan kota/kabupaten yang ramah dan peduli terhadap HAM.

Usai menerima penghargaan, Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu kepada wartawan mengapresiasi pengakuan pemerintah atas berbagai upaya dan kerja keras segenap aparatnya dalam menegakkan hak asasi dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di wilayahnya.

“Ini adalah bentuk komitmen kami di Kabupaten Pakpak Bharat untuk membangun negeri dari wilayah pinggiran, salah satunya dengan peduli akan hak asasi manusia,” kata Bupati Remigo.

Menurut Remigo, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh pemangku kepentingan Kabupaten Pakpak Bharat untuk melanjutkan pembangunan  dan meraih masa depan yang lebih baik lagi.

“Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Pakpak Bharat yang konsisten memperhatikan hak-hak sesama, khususnya sikap toleransi dan saling menghargai di tengah eskalasi suhu perpolitikan yang tinggi di Indonesia akhir-akhir ini”, tambahnya.

Sementara Kepala Bagian Hukum dan HAM Setdakab Pakpak Bharat, Ertho Fischer Lumbantobing menjelaskan bahwa sejak tahun 2013 Kabupaten Pakpak Bharat selalu mendapat penghargaan ini dan telah memenuhi beberapa kriteria dan melewati angka minimal atas penilaian kepedulian terhadap Hak Asasi Manusia, antara lain hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman, termasuk hak bagi perempuan dan anak.

“Bahkan pada tahun ini juga, tepatnya di bulan Maret, Pak Bupati menerima Anugerah Anubhawa Desa  untuk Desa Sadar Hukum dari Pak Menteri Hukum dan HAM,” jelasnya. (BKK/rel)

News Feed