oleh

Di Pakpak Bharat, Menikah Langsung Dapat Akta

Salak, BatakToday –

Usai prosesi pernikahan di Gereja Katolik Stasi Lae Tarondi Salak, Jumat (16/09/2016), pasangan Ferynando Marbun dan Lilis Indrawati Sinaga langsung menerima akta perkawinan dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Pakpak Bharat Petrus Saragih. Sebelumnya, pasangan, dan orang tua masing-masing serta para saksi telah menandatanganii berkas yang dipersyaratkan.

Peristiwa tersebut menandai peluncuran program “Menikah Langsung Dapat Akta” yang digagas Disdukcatpil Pakpak Bharat dalam upaya peningkatan pelayanan administrasi kependukdukan dan pencatatan sipil.

Kadisdukcatpil Petrus Saragih mengungkapkan, peristiwa yang membahagiakan itu merupakan kerja sama Disdukcatpil dengan gereja-gereja yang ada di Pakpak Bharat.

“Terobosan pelayanan publik secara langsung dengan terjun ke masyarakat seperti ini kami lakukan juga bagi bayi yang baru saja lahir, yang kami sebut dengan program ‘Lahir Langsung Dapat Akta’ dan merupakan inovasi pelayanan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat untuk memberikan langsung akta kelahiran kepada bayi yang ibunya baru saja melalui proses partus, baik di puskesmas ataupun rumah sakit,” tutur Petrus.

Petrus mengimbau bagi pasangan yang akan menikah, agar pihak gereja serta keluarga pasangan yang akan menikah menghubungi Disdukcatpil beberapa hari sebelum prosesi pernikahan dilaksanakan dengan melengkapi persyaratan administrasi.

Ditempat terpisah, Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu memuji terobosan pelayanan yang digagas Disdukcatpil.

“Inilah buah dari kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari Disdukcatpil. Pemikiran dan implementasi pelayanan mereka yang prima sejak periode pertama saya memimpin Kabupaten ini layak untuk disebut sebagai kreativitas ‘kelas dunia’. Bagaimana tidak, tanpa pengalokasian anggaran untuk kegiatan, mereka mampu melayani masyarakat secara langsung dan tidak terpaku hanya melayani di Kantor Disdukcatpil saja. Dengan mendatangi pasar-pasar, dan desa-desa, mereka melakukan perekaman, entry data serta pembuatan dokumen untuk melengkapi administrasi kependudukan di Kabupaten Pakpak Bharat. Bahkan mereka melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan pembuatan KTP-El serta Akta Kelahiran bagi para siswa, yang semuanya gratis,” puji Remigo.

Saat ini jajaran Disdukcatpil Kabupaten Pakpak Bharat juga sedang berkeliling kecamatan-kecamatan di Kabupaten Pakpak Bharat untuk menuntaskan program nasional perekaman data kependudukan sampai tanggal 30 September 2016. (BKK/rel)

News Feed