oleh

Pantai Pasir Putih Parparean, “Si Boru Toba Menanti Pangoli”

Tobasa, BatakToday

Pantai Pasir Putih, objek wisata yang terletak di Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir ini cukup ramai  dikunjungi warga masyarakat dari dalam maupun dari luar Tobasa. Tidak diketahui pasti sejak kapan, tetapi pantai ini mendapat julukan sebagai Pantai Pasir Putih “Kuta Bali” Tobasa. Saat BatakToday mengunjungi pantai ini, Minggu (20/3), terlihat ratusan orang pengunjung lokal dan dari luar daerah.

Tak lengkap rasanya bila tidak berenang saat berkunjung ke tempat ini. Airnya yang segar dan jernih membuat pengunjung betah berlama-lama di air. Pantai Danau Toba, di tempat ini, memiliki air yang tenang dan aman untuk berenang. Dengan pantai yang landai, membuat tempat ini cukup aman bagi anak-anak. Hingga 50 meter dari bibir pantai, masih dangkal dan pasirnya nyaman untuk kaki, tidak berlumpur.

Pantai Pasir Putih Parparean masih minim fasilitas wisata, Desa Parparean II, Porsea-Tobasa, Minggu 20/3/2016 (ps/bataktoday)
Pantai Pasir Putih Parparean masih minim fasilitas wisata, Desa Parparean II, Porsea-Tobasa, Minggu 20/3/2016 (ps/bataktoday)

Riama Panjaitan, pengusaha ulos (kain tenunan Batak) asal Silaen, yang datang bersama suami dan anak-anaknya, mengatakan tempat itu menarik, karena airnya tenang dan pantai yang landai.

Ditambahkannya juga tentang perlunya penambahan fasilitas agar tempat wisata ini semakin menarik

“Fasilitasnya masih sangat kurang, harus ditambah, terutama untuk anak-anak bermain. Kalau dari segi biaya yang kita keluarkan, cocoklah. Harga makanan dan minuman pun cukup murah dan terjangkau,” ungkap Riama.

Berbeda halnya dengan Ernita Marbun asal Medan, yang mendatangi tempat ini karena  menurutnya pantai ini mirip dengan Pantai Kuta di Bali. Ernita mengatakan senang datang ke tempat ini, tetapi butuh perhatian dari pemerintah terutama dalam hal kebersihan.

“Pemerintah seharusnya campur tangan untuk membenahi pantai ini. Yang sederhana-sederhana saja dulu, misalnya menyediakan tempat sampah, dan mengampanyekan kebersihan di tempat ini. Kalau fasilitas untuk itu sudah tersedia, barulah masyarakat bisa diajak untuk menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya,” tegas Ernita.

Sampah yang yang dibuang sembarangan oleh dan pengunjung, mengapung bersama eceng gondok di permukaan danau, Minggu 20/3/2016 (ps/bataktoday)
Sampah yang yang dibuang sembarangan mengapung bersama eceng gondok di permukaan danau, Minggu 20/3/2016 (ps/bataktoday)

Amatan BatakToday, di kawasan pantai ini banyak sampah berserakan, terutama karena kurangnya kesadaran masyarakat setempat maupun pengunjung. Disamping masalah sampah yang berserakan di pantai, juga eceng gondok dan sampah plastik banyak ditemukan mengambang di atas permukaan danau.

Di tempat yang sama, Lilis, PNS di Pemkab Tobasa, mengatakan pantai ini bisa dikembangkan menjadi tempat wisata yang murah meriah.

“Kalau ada investor yang tertarik, tidak mesti investor besar, pantai ini bisa dikembangkan menjadi tempat wisata yang menarik. Jadi tempat wisata murah meriah saja, terutama untuk wisatawan lokal. Tempat ini dekat ke Jalan Lintas Sumatera, sambil lintas bisa singgah di sini. Cocok jadi  tempat peristirahatan dalam perjalanan, terutama untuk pengguna kendaraan pribadi. Yakin, kalau dikembangkan banyak pengunjung yang datang ke sini. Pantai Pasir Putih ini ibarat si boru Toba (puteri Toba) menunggu pangoli (pengantin pria) nya ini,” canda Lilis penuh harapan. (PS)

Foto:

Pantai Pasir Putih “Kuta Bali”, tempat wisata yang tidak jauh dari Jalan Lintas Sumatera, Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Tobasa, Minggu 20/3/2016 (ps/bataktoday)

POSISI LOKASI PANTAI PASIR PUTIH PARPAREAN
Pantai Pasir Putih Parparean, Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir
Pantai Pasir Putih Parparean, Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir

News Feed