oleh

Panwas Binjai Siap Hadapi Sidang Gugatan Jitu di MK

Binjai, BatakToday-

Panwaslih Kota Binjai menyiapkan seluruh laporan pelanggaran administrasi selama Pilkada 2015 yang nantinya dibawa dalam persidangan Mahkamah Konstitusi, terkait gugatan yang sudah didaftarkan pasangan Juliadi-Tulen (Jitu) ke lembaga pengadil sengketa hasil pilkada itu.

Sebelumnya, rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang diumumkan KPU Kota Binjai pada 16 Desember 2015 lalu diwarnai aksi protes dan tidak ditandatanganinya berita acara hasil penghitungan suara oleh saksi pasangan Jitu dan pasangan Saleh-Dhani, dengan alasan pelaksanaan pilkada di Kota Binjai sarat kecurangan dan banyaknya temuan pelanggaran.

“Saya dikabarkan kalau pasangan Jitu telah mendaftarkan gugatan ke MK pada Minggu (20/12) malam. Pesan tersebut saya terima dari Bawaslu Sumatera Utara,” ujar Ketua Panwaslih Kota Binjai, Mardiana, Senin (21/12).

Itu sebabnya, kata Mardiana, dia mendapat perintah dari Bawaslu Sumatera Utara agar menyiapkan semua berkas laporan pelanggaran administrasi pada pelaksanaan Pilkada Binjai untuk persiapan sidang gugatan pasangan nomor urut 2, Jitu  ke Mahkamah Konstitusi.

“Saat ini saya berkosentrasi dengan persiapan semua berkas untuk dibawa ke Jakarta nanti, dan gugatan pasangan Jitu akan diteliti dulu oleh Mahkamah Konstitusi, apakah layak untuk disidangkan nantinya,” terangnya.

Dari data yang didapat saat ini, sudah 117 gugatan yang masuk ke Mahkamah Konstitusi dan Kota Binjai salah satunya.

Sebelumnya, hasil akhir penghitungan suara yang diumumkan KPU Kota Binjai, yakni pasangan Idaham-Timbas 47.606 suara, pasangan Juliadi-Tulen 46.906, dan pasangan Saleh-Dhani mendapat 29.946 suara. (LUD)

Foto: Pasangan Juliadi-Tulen (Jitu) pada suatu acara konsolidasi pendukung. (bataktoday/lud)

News Feed