oleh

Parka.Inn: “Brand Siantar untuk Martabat Keluarga”

Pematangsiantar, BatakToday

Kota Siantar yang sebelumnya telah memiliki beberapa brand untuk produk kaos (t-shirt) dan asesoris anak muda, kini semakin ‘ramai’ oleh hadirnya kreasi atau desain kaos dan tote bag dengan brand Parka.Inn.

Erick Estrada Simanjuntak, sehari-hari disapa Erick, pertama kali merilis brand produknya, Parka Inn pada 25 Nopember 2019 lalu, langsung dari rumah orangtuanya di Jl. Kesatria Lr. 28, Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur.

Dijumpai di selasar depan Aula Universitas HKBP Nomensen, Jl. Sangnaualuh, Pematangsiantar, Erick yang hadir membawa brand Parka.Inn, turut meramaikan even Ornamen (Olahraga dan Seni Akbar Nomensen), bercerita tentang awal dari keinginannya berkreasi dan memiliki brand sendiri, Sabtu petang (22/6/2019).

“Awalnya, sehari-hari waktu luang hanya dihabiskan dengan nongkrong. Kerja cuma main game. Buka hp hanya untuk ber-sosmed dan game. Aktivitas di sekitar itu saja. Sementara, itu kan selalu hanya menghabiskan uang. Lantas saya lihat teman-teman lain, dengan ‘hp’nya bisa menghasilkan, dagang online, dan ada usaha lain yg menghasilkan. Saya akhirnya terpikir, kenapa tidak mencoba juga untuk menghasilkan?” tutur Erick mengenang ‘masa lalu’nya.

Bermodalkan tabungannya sendiri, Erick akhirnya memulai usahanya di bidang desain dan sablon kaos. Dia belajar dari nol, bagaimana mendesain dan menyablon kaos (t-shirt). Dengan dibantu teman-temannya, dia memulai di workshopnya, di rumah orangtuanya.

Untuk sementara, Erick masih terbatas menggunakan brand Parka.Inn untuk produk kaus dan tote-bag. Di samping itu, juga menerima pesanan untuk sablon kaos partai besar maupun kecil, bahkan kaos desain terbatas yang tentu dengan penyesuaian harga.

Erick saat ini duduk di bangku perkuliahan, mahasiswa semester 4, Fakultas Pertanian USI, Pematangsiantar. Lahir pada tanggal 17 Agustus 1998, di awal Era Reformasi. Upayanya terlihat sederhana, namun ternyata juga merupakan bagian dari memerdekakan diri secara ekonomi.

Ditanya perkembangan usahanya sejak berdiri akhir Nopember tahun 2018, Erick menyebut, secara keuangan setidaknya bisa mengurangi beban orangtua.

“Sebelumnya, uang saku sehari-hari dari orangtua, uang kuliah juga. Sekarang ini bisalah mengurangi beban orangtua. Uang jajan, uang bensin, dan lain-lain yang kecil-kecil, bisalah dari hasil usaha ini,” sebut Erick.

Harga produk dengan brand Parka.Inn berkisar di 50 ke 100 ribu. Dengan kaos dan tote bag ber’genre’ HypeBeast, pasar Parka.Inn adalah anak-anak muda.

Erick dengan brand Parka.Inn mencoba untuk sesering mungkin hadir pada even-even anak muda di Sumatera Utara. Tetapi, Menurut Erick, penjualan produknya banyak dilakukan melalui perdagangan online (online shopping). Produk-produk Parka.Inn dapat dilihat dan dipesan via Instagram, dengan akun yang Sama dengan brand-nya, yaitu Parka.Inn.

Usaha ini tentu tidak akan berhenti sampai di tingkatan yang sekarang ini. Namun ketika ditanya tentang obsesinya dalam berusaha, Erick tidak menyebut target tertentu, melainkan lebih dari sekedar target skala usaha maupun skala keuangan. Dia menghubungkannya dengan keinginannya sehubungan dengan orangtuanya.

“Melalui kreasi dan usaha ini, saya berkeinginan untuk menaikan martabat orangtua, menaikkan martabat keluarga,” sebutnya singkat, namun menyimpan semangat dan motivasi yang luar biasa. (ajvg)

News Feed