oleh

PD PAUS – PT LPR Teken Perjanjian Joint Venture Pengelolaan STA Sukadame Siantar

Pematangsiantar, BatakToday –

Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Jasa (PD PAUS) Pematangsiantar melakukan penandatangan kerjasama usaha patungan (joint venture) dengan PT Laksana Perkasa Romauli (LPR) Jakarta dalam pembangunan dan pengelolaan Sub Terminal Agribisnis (STA) Sukadame, Senin (20/6/2016) sore di Rumah Dinas Walikota, Jalan MH.Sitorus Pematangsiantar.

Penandatangan perjanjian dilakukan oleh Direktur Utama PT LPR Fakhrizal Batubara dengan Direktur Utama PD-PAUS Herowin Sinaga didampingi Direktur Produksi dan Operasional Jan Romansen Saragih, Ketua Badan Pengawas Robert Samosir, Sekretaris Badan Pengawas Dedy Tunasto Setiawan,  disaksikan Penjabat Walikota Jumsadi Damanik dan Sekda Donver Panggabean.

Jumsadi dalam sambutannya mengharapkan agar PD PAUS dan PT LPR segera merealisasikan pembangunan STA Sukadamai yang menurutnya telah ditunggu-tunggu masyarakat. Dengan demikian, kinerja PD PAUS yang telah diberikan penyertaan modal berupa sejumlah aset dan finansial oleh Pemko Pematangsiantar dapat lebih maksimal, sebab masih ada lagi aset yang belum dikelola, yakni Pasar Hongkong di Jalan Diponegoro serta ruko di Jalan Ahmad Yani.

“Seluruh aset PD PAUS yang telah dipisahkan dari aset Pemko harus segera dikelola secara maksimal agar memberikan laba bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun demikian, perlu kita ketahui bahwa kehadiran PD-PAUS bukan semata-mata mengejar laba, tetapi lebih dari itu, bagaimana memberdayakan ekonomi rakyat secara luas serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Dengan demikian PD-PAUS benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan Pemko selaku pemilik perusahaan,” katanya.

Sebelumnya Herowin mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam mengelola aset-aset yang telah diserahkan Pemko Pematangsiantar, dengan terus berupaya menggandeng investor untuk bersedia berinvestasi di Kota Siantar. Dengan penandatangan kerjasama ini, imbuhnya, pihak PT LPR akan segera membangun STA sehingga operasionalnya bisa semakin cepat dirasakan masyarakat.

“Nilai investasi yang dialokasikan PT LPR untuk pembangunan STA ini sebesar Rp.47,8 miliar,” ungkapnya.

Tidak ada penjelasan resmi dari pihak PD PAUS maupun PT LPR tentang badan hukum joint venture yang disepakati, demikian juga struktur permodalan serta hak dan kewajiban kedua belah pihak. (rel/ajvg)

Foto: Penandatanganan perjanjian joint venture pembangunan dan pengelolaan Sub Terminal Agribisnis (STA) Sukadame antara Dirut PT LPR Fakhrizal Batubara dengan Dirut PD PAUS Herowhin Sinaga didampingi Direktur Produksi dan Operasional Jan Romansen Saragih, Ketua Badan Pengawas Robert Samosir, Sekretaris Badan Pengawas Dedy Tunasto Setiawan disaksikan Penjabat Walikota Jumsadi Damanik dan Sekda Donver Panggabean. (ist)

News Feed