oleh

Pedagang Sebut Eldin Hanya Perlu Warga saat Pilkada

Medan, BatakToday

Pedagang Aksara semakin kesal kepada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin karena tak kunjung menerima aspirasinya. Pedagang sebut, Eldin hanya membutuhkan warga saat kampanye di Pilkada saja. Hal itu disampaikan warga pedagang saat melakukan aksi simpatik di depan Balai Kota Medan, Senin (25/7/2016).

“Mana kau Eldin…” teriak seorang ibu melalui pengeras suara.

“Eldin hanya butuh warga saat kampanye saja,” timpal yang lainnya.

Meski terik, pedagang terus menggencarkan aksinya. Mereka bahkan mengancam akan bertolak ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo. Sebab saat Wakil Presiden Jusuf Kalla transit di KNIA telah menyatakan agar Pasar Aaksara yang terbakar segera dibangun. Namun nyatanya, Pemko Medan beberapa hari yang lalu menyebutkan kesulitan jika harus membangun kembali pasar tersebut. Sehingga diwacanakan memindahkan pedagang ke kompleks MMTC yang berjarak sekitar 300 meter dari Pasar Aksara.

Dalam aksi ini, pedagang menolak jika dilakukan pembangunan tempat relokasi di luar komplek pasar Aksara.

“Kami tidak mau menerima direlokasi ke tempat lain, kenapa pemko sewenang-wenang?” ujar orator yang juga ketua aksi Ursan Lubis dengan pengeras suara.

Mereka semakin beringas karena melihat “hanya” Asisten Ekbang Qamarul Fatah dan Benny Sihotang Dirut PD Pasar yang hadir, hendak menemui massa.

“Kami ingin bertemu langsung dengan bapak wali kota. Kami tidak mau perwakilan,” timpal para ibu-ibu dari kerumunan massa.

Selain itu, tempat relokasi yang sudah dalam tahap pembangunan saat ini berada di kawasan Deli Serdang. Alasan itu juga, pedagang tidak mau dipindah ke sana.

“Itu Deli Serdang, kami mau tetap di kota Medan,” katanya.

Aksi ini mendapat pengawalan dari pigak kepolisian dan Satpol PP Kota Medan. (Afr)

Foto:

Pedagang Pasar Aksara yang sedang berunjukrasa membentangkan spanduk penolakan relokasi ke MMTC, di gerbang Balai Kota Medan, Senin 25/7/2016 (bataktoday/afr)

News Feed