oleh

Pembongkaran Reklame Ilegal di Medan akan Dilakukan Tanpa Pandang Bulu

Medan,BatakToday

Banyak papan reklame berdiri di ruas jalan atau tempat yang tak sepatutnya di Kota Medan. Reklame ini dicurigai milik orang-orang ‘berpengaruh’. Diperkirakan, media promosi yang didirikan sembarangan itu ada di sekitar 14 ruas jalan bebas reklame.

Menyikapi itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Medan, Randiman Tarigan pun menggelar rapat tertutup untuk membahas waktu yang tepat melakukan pembongkaran.

Rapat yang melibatkan SKPD dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan digelar di The Heritage Grand Aston City Hall, Jalan Balai Kota Medan, Selasa (17/11).

Salah satu keputusan dalam rapat tersebut, bahwa penertiban akan dilakukan oleh Tim Terpadu Penertiban Reklame. Penindakan dan pembongkaran bangunan reklame akan dilakukan tanpa pandang bulu.

Seluruh unsur FKPD menyetujui dilakukan eksekusi secepatnya. Begitu jadwal penertiban diputuskan, mereka pun menyatakan siap menurunkan personel guna membongkar papan reklame yang tidak memiliki izin tersebut.

Randiman kepada wartawan mengatakan, sebelum dilakukan penertiban, lebih dulu digelar rapat antara SKPD terkait, yakni Dinas Pendapatan, Dinas Pertamanan, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta camat yang wilayahnya masuk dalam 14 ruas jalan bebas reklame dengan unsur FKPD Kota Medan.

“Besok pagi kita gelar rapat untuk membicarakan teknis penertiban papan reklame di lapangan nanti, termasuk titik-titik mana yang didahulukan untuk ditertibkan. Usai rapat barulah kita lakukan penertiban. Kalau ditanya soal kapan waktu penertiban, tunggu saja ya. Pokoknya kita lakukan secepatnya,” tegas Randiman.

Dalam melakukan penertiban, mantan Kadis Pertamanan dan Pendapatan Kota Medan itu menegaskan, tidak akan tebang pilih.

“Jadi dalam rapat besok, kita akan minta data-data dari Dinas TRTB selengkapnya. Berdasarkan data itulah, kita lakukan penertiban,” ungkapnya.

Relokasi Pedagang Ditunda

Turut dibicarakan menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat (kantibmas) jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember mendatang. Intinya, kondisi Kota Medan harus aman dan kondusif menjelang Pilkada.

Sebagai upaya menjaga ketertiban, disepakati untuk menunda sementara rencana menertibkan pedagang kaki lima di kawasan Jalan Sutomo, Jalan Akik dan Jalan Timah.

Penertiban baru dilakukan pasca pilkada sesuai permintaan dari Kapolresta Medan, Kombes Pol H Mardiaz Kusin Dwihananto.

“Kita minta penertiban pedagang kaki lima, terutama di kawasan Jalan Sutomo ditunda sementara. Sebab, personel kita banyak dipersiapkan untuk pengamanan Pilkada Wali kota dan Wakil Wali Kota yang menyisakan waktu 3 minggu lagi. Penertiban baru kita lakukan usai pilkada,” kata Kapolresta. (AFR)

Foto: Penjabat Wali Kota Medan Randiman Tarigan saat memimpin rapat tertutup di The Heritage Grand Aston City Hall, Jalan Balai Kota Medan, Selasa (17/11). (bataktoday/afr).

News Feed