oleh

Pengurus Forum Komunikasi Toga Simamora Sumut Dilantik

Medan, BatakToday

Dewan Pembina Forum Komunikasi Toga Simamora (FKTS) Indonesia melantik Badan Pengurus FKTS Sumut periode 2016-2018 di Danau Toba Convention Hall, Minggu (20/3). Forum ini diharapkan menjadi pemersatu dan mampu mereduksi konflik di atas perbedaan-perbedaan yang ada di tengah masyarakat Sumut yang terkenal dengan keberagaman baik suku, agama, ras dan latarbelakang lainnya.

Demikian ditegaskan Pelaksana Tugas Gubernur Sumut diwakili Kadis Kehutanan Sumut Harlen Purba dalam sambutannya dalam acara syukuran dan pelantikan yang dihadiri tokoh masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan MM, dan Ny DR GM Panggabean/ R Br Hutagalung.

“Sumatera Utara adalah provinsi yang majemuk yang ditandai oleh adanya perbedaan dalam kesatuan sosial budaya seperti suku, ras, bahasa adat istiadat serta agama. Apakah perbedaan tersebut menjadi penghalang atau pendorong integrasi, tergantung sikap dan cara kita dalam mengelola perbedaan tersebut,” kata Harlen mewakili Erry.

Kemudian dilanjutkannya, tidak dipungkiri saat ini masih sangat rentang terhadap pengaruh primordialisme dan egosentrisme individu maupun kelompok, terutama bila hal itu terkait dengan kepentingan politik dan ekonomi. Dalam konteks demikian, acara syukuran dan pelantikan pengurus FKTS Sumut menjadi sangat penting artinya.

Kemudian Ketua Dewan Pembina FKTS Dr Junimart Girsang mengharapkan konsolidasi harus terus dilakukan.

“Lakukan pertemuan secara berkala, dan rumuskan program kerja yang nyata dan ril. Agar bisa membangun Toga Simamora yang berguna untuk kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ia juga berharap, FKTS bisa menjadi berkat bukan saja untuk Toga Simamora tetapi juga untuk marga lain dan bisa menjadi contoh.

FKTS, lanjutnya, harus bisa menjadi forum yang profesional dan mendukung program pemerintah untuk kemajuan bangsa. Sebab, keturunan FKTS adalah manusia-manusia petarung.

Tokoh Masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan MM menyampaikan harapan yang sama, kiranya lewat forum lintas marga di keluarga besar Toga Simamora bisa terus saling membangun. Melalui forum ini, menurut mantan Sekdaprov Sumut ini akan mampu melahirkan sosok-sosok yang mampu membangun ke depan.

“Seperti halnya sosok Pastor Rantinus Manalu yang akan diusung menjadi Bupati Tapteng dalam Pilkada mendatang, saya pikir ini menjadi buah pikiran yang layak didukung, seluruh FKTS,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Parlindungan Purba MM mengatakan FKTS siap bersama pemerintah membangun Sumut.

“Forum ini merencanakan pelatihan kepada kepala desa, karena FKTS bukan untuk berbicara tentang adat tetapi alat komunikasi untuk membangun kebersamaan,” katanya.

Ia juga mengamini apa yang menjadi harapan para undangan sebagaimana FKTS menjadi forum yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Juga disampaikan bahwa seluruh pomparan FKTS agar saling memberikan informasi untuk kepentingan bersama sebagaimana tema, “Membangun Persaudaraan Sejati Toga Simamora untuk Masa Depan Toga Simamora”.

Disampaikan Ketua Panitia Eddy Manalu SH, bahwa persiapan panitia yang dalam waktu singkat, bisa menyiapkan seluruh rangkaian acara berkat bantuan seluruh panitia dan anggota.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh yang mendukung kegiatan ini,” kata Eddy.

Sebelum pelantikan, diadakan ibadah raya Minggu yang dipimpin Pdt Dr Elim Simamora MTh. Kemudian diadakan ceramah ‘Persaudaraan Sejati’ yang menghadirkan pembicara diantaranya Pastor Rantinus Manalu, dan Pdt Dr Elim Simamora STh yang juga dihadiri Prof Johannes Tarigan, Wakil Bupati Humbahas Saut P Simamora, Anggota DRPD Sumut Aduhot Simamora, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Ketua Umum PTMBB Indonesia Marojahan Manalu, Bendahara PTMBB Sumut JBT Manalu SE, dan seluruh ketua-ketua marga keturunan Toga Simamora.

Ketua Harian FKTS Sumut Romein Manalu ST, menyampaikan melalui forum ini diharapkan adanya kesadaran persamaan persaudaraan.

“Sehingga marga Purba merasa dirinya sebagai Manalu, marga Manalu merasa dirinya sebagai Tarigan dan seterusnya,” ajak Romein.

Kemudian hingga saat ini, Tugu Toga Simamora belum ada padahal ompung Simamora dulu sudah pernah membuat pulau Simamora di Danau Toba.

“Jadi mungkin kita perlu membangun tugu di atas Pulau Simamora,” ujar Romein lagi..

Kemudian, dalam konteks pembagian kepentingan atau perjuangan FKTS ke depan harus saling menghargai. Tidak ada lagi calon dua dari satu dapil.

“Harus satu suara,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, dalam menyambut pembangunan Danau Toba, FKTS dipersiapkan memperbaharui diri.

Adapun susunan Dewan Penasehat, Dr Junimart Girsang SH MBA MM, Rambe Kamarul Zaman SE MM, Brigjen Pol (Purn) Rajiman Tarigan, Dr Christomos Manalu, AKBP Jamahi Purba Tondang SSos, Saut P Simamora SE, Ir RE Siboro MSi, AKBPD Pol (Purn) dan Poltak Simamora SH.

Sementara Badan Pengurus Harian FKTS Sumut sebagai Ketua Umum Parlindungan Purba SH MM; Ketua Harian, Romein Manalu,ST; Ketua Bid OKK Ir Masdin Efendy Girsang Msi; Bidang Wirausaha Ir Jhonson Rambe; Bidang SDM, Drs Itawa Siboro; Bidang Hukum HAM Hamonangan Rambe SH MH; Bidang Pemuda dan Olahraga Drs Sarif Jinto Simamora MAP; Bidang Pendidikan dan Budaya Drs Saut Simamor; Bidang Peranan Wanita Dr Ivan Elisabeth Purba; Bidang Infokom Drs Maju Manalu; Sekretaris Ir Buha Rambe MM, Eddy Manalu SH, Kasta Girsan; Bendahara Umum Miduk Purba Ph; Wakil Bendahara Enoh PT Tarigan SSos MSi. (AFR)

Foto: Ilustrasi (Toga Simamora’s FB/ajvg)

News Feed