oleh

Penjaga Biliar yang Dipukul Istri Kapolsek Suka Mencuri

Pematang Siantar, BatakToday

Bayu Wardana (16), penjaga usaha biliar yang dipukul istri Kapolsek Siantar Selatan, Lina boru Kataren disebut suka mencuri.

Perilaku buruk itu kemudian membuat Lina emosi dan memukul kepala remaja itu saat bertugas menjaga usaha biliar milik Kapolsek Siantar Selatan, AKP Erpin, di Jalan Seram, Pematang Siantar, Jumat (27/11).

“Dia sudah pernah mencuri uang 6 juta. Tapi saat itu dia mengaku cuma mengambil 1,6 juta. Itu sudah ada perjanjian waktu itu. Dia itu sudah kami anggap seperti anak sendiri, sebab orangtua memberi kepercayaan menitipkan sama kami supaya jangan terpengaruh narkoba karena dia bandel,” kata AKP Eprin saat ditemui di sela pelantikan Pemuda Pancasila 1959, Sabtu (28/11).

Erpin menyebut, Bayu awalnya hendak disekolahkan namun dia menolak. Bayu yang sudah setahun tinggal di rumah mereka, saat bekerja menjadi penjaga biliar diberikan upah, namun langsung diserahkan ke ibu Bayu.

“Dia mau kami sekolahkan, tapi tak mau sekolah. Bukan diperkerjakan di tempat biliar. Sudah setahun lebih tinggal di rumah kami. Dan menjaga biliar itu, istriku mengasi gaji si Bayu sama mamaknya,” terang Erpin.

Erpin menegaskan, sikap emosi istrinya juga dipicu perbuatan tak senonoh yang dilakukan Bayu kepada putri bungsunya.

“Si Bayu kan tinggal di rumah kami. Makan dan minum sama dengan kami. Tapi sebulan lalu itu dia ketahuan masuk ke kamar anak perempuan yang paling bungsu, mau mencabuli putriku yang masih di bawah umur,” klaim Erpin, seraya menyebut sikap nakal Bayu tersebut dia ketahui setelah dikabari istrinya di hadapan orangtua Bayu.

AKP Erpin mengaku, pasca pemukulan Bayu, sudah ada perdamaian dengan keluarga Bayu. Dia juga menyesalkan, pemukulan itu malah dipanas-panasi sebuah lembaga swadaya masyarakat.

“Kami pun sudah berdamainya. Orangtua Bayu sudah minta maaf kemarin. Lagian kalaupun dimartil pasti kepalanya bocor. Ini ada LSM ikut menunggangi masalah ini,” ucap Erpin.

Erpin menyebut, setelah belakangan mengetahui sikap Bayu yang ringan tangan dan mau berbuat tak senonoh kepada putri bungsunya, dia sudah mengusir Bayu dari rumah mereka.

“Sudah kuusir dia setelah tahu kenakalannya,” kata Erpin.

BatakToday kemarin, Sabtu (28/11) memberitakan, gara-gara alat penggosok stik biliar hilang, istri Kepala Polsek Siantar Selatan, Lina, memukul kepala Bayu Wardana (16) sebanyak tujuh kali. Peristiwa itu terjadi di tempat usaha biliar milik Kepala Polsek Siantar Selatan, AKP Erpin di Jalan Seram, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (27/11) pukul 10.00 WIB. (AB).

Foto: Bayu Wardana saat berada di Polresta Pematang Siantar, Jumat (27/11). (bataktoday/ab).

News Feed