oleh

Pesta Budaya Njuah-Njuah 2015 Berlangsung Meriah

01 banner pesta njuah_njuahSidikalang, BatakToday-

Pesta Budaya Njuah-njuah 2015 yang merupakan agenda tahunan Kabupaten Dairi secara resmi dibuka oleh Plt Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, Jumat (25/9) di pelataran Gedung Djauli Manik Sidikalang. Pembukaan pesta budaya yang akan berlangsung dari 25 hingga 30 September tersebut ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara yang diiringi dengan tarian dan lagu adat Pakpak yang dikolaborasikan dengan marching band SMA Santo Petrus Sidikalang.

Sebelumnya, kedatangan Tengku Erry Nuradi dan rombongan disambut meriah dengan tarian Mengera-era yaitu sejenis tarian Pakpak untuk penyambutan tamu kehormatan, serta memakaikan pakeen bulang bulang (baju adat asli suku Pakpak, red) kepada Tengku Erry dan istri.

Tengku Erry dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kemeriahan dan keindahan harmoni karnaval budaya yang menampilkan keberagaman suku yang mendiami Kabupaten Dairi.

Mantan Bupati Serdang Bedagai itu mengingatkan bahwa Kabupaten Dairi memiliki berbagai sumber daya alam yang sangat potensial yang diyakininya akan dapat mendongkrak perekonmian masyarakat Dairi jika dikelola dengan baik. “Banyak kopi dari luar negeri dengan berbagai macam merek, namun kopi itu (sebenarnya, red) berasal dari Sidikalang, sehingga Kopi Sidikalang harus tetap dilestarikan,” ujar Tengku Erry. Selain potensi pertanian, suami Evi Diana Sitorus itu juga menyinggung sektor pariwisata Kabupaten Dairi yang sangat layak untuk dikembangkan.

Tengku Erry juga berjanji akan mengalokasikan dana provinsi pada pelaksanaan Pesta Budaya Njuah-njuah tahun mendatang. “Tahun in02 njuahnjuahi Pemerintah Sumatera Utara belum memberikan apa-apa kepada Dairi. Tahun depan pemprovsu akan memberikan kontribusi dalam pelaksanaan pesta Njauh-njuah,”  kata Tengku Erry dalam sambutannya.

Bupati Dairi, Johnny Sitohang, dalam sambutannya mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Dairi untuk meningkatkan pengelolaan sektor pariwisata, diantaranya pengembangan destinasi wisata Sicike-cike yang merupakan asal muasal suku Pakpak. Namun lokasi Sicike-cike yang berada di kawasan hutan lindung serta minimnya dana pembangunan infrastruktur menjadi kendala yang cukup rumit untuk diselesaikan sendiri oleh Pemerintah Kabupaten Dairi. “Kami berharap kepada Gubernur untuk memberikan dukungan moral maupun materil dalam pembangunan objek wisata tersebut,” kata Johnny.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pesta Budaya Njuah-njuah tahun 2015 tampak lebih meriah. Kalangan masyarakat yang hadir pada pembukaan mengatakan pesta kali ini sangat kaya dengan kegiatan yang betemakan kebudayaan asli Pakpak.

04 njuahnjuahKepala  Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi, Leonardus Sihotang, menjelaskan Pesta Budaya Njuah-njuah  tahun 2015 disemarakkan dengan berbagai lomba dan pagelaran budaya, baik tradisional maupun modern. Perlombaan terdiri dari festival karnaval budaya, festival kopi dan durian, festival tari tradisional, festival tari kreasi baru, fashion show, lomba memasak Pelleng dan Ginaru (makanan tradisional Pakpak, red), lomba memasak Mie Lidi, lomba mewarnai, dan lomba foto.

Pesta Budaya Njuah-njuah juga diramaikan dengan berbagai pagelaran, diantaranya tatak nantampuk mas, tari kolosal, music art collaboration, era-era, mersodip, debus, malam pagelaran budaya, paparan budaya Pakpak, dan pameran UMKM. (JVB)

News Feed