oleh

Pilkada Ditunda, PPK Siantar Selatan Tetap Lakukan Monitoring

Pematang Siantar, BatakToday-

Penundaan Pilkada Siantar 2015 tidak serta merta menghentikan kegiatan pihak penyelenggara pilkada. Ketika melakukan liputan berjalan di salah satu sudut kota, Jalan Bahagia, TPS 5, Kelurahan Kristen, BatakToday bertemu dengan Armin Silalahi, anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Siantar Selatan, sedang melaksanakan tugas monitoring.

“Kita tetap memonitor pelaksanaan penundaan Pilkada. Selain memastikan pemberitahuan penundaan ditempel di tiap TPS, tetap harus ada petugas. Kan pasti ada pemilih yang hadir di TPS,” jelas Armin.

Komunitas Rindang Pohon Markisa (KRPM) menikmati hari libur Pilkada Siantar 2015 yang ditunda sembari menggelar diskusi ringan, Jalan Bahagia, Kelurahan Kristen, Pematang Siantar, Rabu 9/12 (bataktoday/ajvg)
Komunitas Rindang Pohon Markisa (KRPM) menikmati hari libur Pilkada Siantar 2015 yang ditunda sembari menggelar diskusi ringan, Jalan Bahagia, Kelurahan Kristen, Pematang Siantar, Rabu 9/12 (bataktoday/ajvg)

Pengembalian logistik pilkada dari kecamatan ke KPU Kota Siantar juga tetap menjadi tugas dan tanggungjawab PPK.

“Inilah, sedang memastikan datangnya truk pengangkut logistik untuk pengiriman kembali ke KPU.” sambungnya.

Sebelumnya, sekitar pukul 8.00 WIB, beberapa pemilih, termasuk pemilih lanjut usia, mendatangi TPS 5, untuk memberikan suaranya.

Pasangan lanjut usia, Pasaribu dan isteri, ternyata sebelumnya tidak mengetahui penundaan Pilkada.

“Hape nihojot nakkin ro, ndang binoto na sundat sadarion. Ai boasa gabe sundat, andigan ma muse bahenonna?” tanyanya.

Pemilih lainnya menjelaskan, masih menunggu penetapan selanjutnya, sesuai pengumuman dari KPU Siantat yang ditempelkan di lokasi TPS.

Tidak jauh dari lokasi TPS 5, Komunitas Rindang Pohon Markisa (KRPM) menggelar diskusi tentang penundaan pilkada di salah satu warung di Jalan Bahagia, tempat komunitas ini biasa berkumpul.

Pembicaraan ringan tentang penundaan pilkada diselingi dengan penyampaian informasi penundaan kepada pemilih yang terlanjur datang ke TPS yang terletak di halaman Yayasan Perguruan Maria Goretti.

Ndang jadi Ompung,” ujar salah seorang dari mereka kepada pemilih lanjut usia yang datang.

Menunjukkan kelingking, sebagai tanda belum memberikan suara karena pilkada tertunda, Jalan Bahagia, Kelurahan Kristen, Pematang Siantar, Rabu 9/12 (bataktoday/ajvg)
Menunjukkan kelingking, sebagai tanda belum memberikan suara karena pilkada tertunda, Jalan Bahagia, Kelurahan Kristen, Pematang Siantar, Rabu 9/12 (bataktoday/ajvg)

Pemilih yang terlanjur datang ke TPS karena belum mendapat informasi penundaan, umumnya dari kalangan lanjut usia di sekitar TPS tersebut.

Hingga pemberitaan ini, logistik pilkada yang sebelumnya telah didistribusikan untuk Kelurahan Kristen, masih menunggu kendaraan untuk diagangkut kembali ke KPU Kota Siantar. (ajvg)

Foto: TPS 5 Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, halaman Yayasan Perguruan Maria Goretti, Jalan Bahagia, Pematang Siantar, yang sebelumnya telah disiapkan untuk Pilkada 2015, Rabu (9/12). (bataktoday/ajvg)

News Feed