oleh

Pilkada Jakarta: RONDA RAKYAT Atasi Teror dan Politik Uang

Jakarta, BatakToday

Dengan semboyan “Bersama Kita Mampu!”, Gerakan Relawan Mandiri (GERAM) Pemburu Politik Uang dan Lawan Teror menginisiasi sebuah gerakan baru yang disebut RONDA-RAKYAT. Bukan hanya untuk mengawasi keamanan dan menjaga kenyamanan selama, tetapi gerakan Relawan ini juga melakukan upaya-upaya ekstra agar warga di suatu daerah mau dan mampu mengatasi praktek politik uang maupun teror dari pihak manapun.

Jakarta sebagai pusat Negara bukan berarti terbebas dari berbagai ancaman dalam proses demokrasi, seperti politik uang, tetapi justru lebih marak dari yang dibayangkan sebelumnya. Belum lagi teror yang dialami oleh pemilih yang takut memberikan suaranya karena mendapat teror pihak tertentu.

Salah satu inisiator GERAM, Sabar Mangadoe Tambunan menyebutkan, pada putaran pertama Pilkada Jakarta, 30% dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak memberikan suaranya. Sebagian dari mereka ada yang sedang berada di luar Jakarta, atau memang tidak ingin menggunakan hak suaranya.

Namun, dia menyebutkan kepada BatakToday, Sabtu (08/4/2017), bahwa berdasarkan data yang diperoleh dan dianalisa GERAM, sebagian besar dari tigapuluh persen itu tidak memberikan suara karena mendapat teror dari pihak tertentu.

“Demokrasi kita telah dibajak dengan teror,” ujar Sabar Mangadoe geram.

Selanjutnya, Syaiful Amin Lubis, Relawan salah satu ‘elemen’ GERAM, yaitu Batak Muda Dunia, mengatakan, untuk menghadapi segala jenis upaya-upaya pihak yang ingin menghancurkan demokrasi di Tanah Air, khususnya kali ini untuk Pilkada Jakarta, diperlukan upaya konkrit terutama dari kaum kelas menengah, baik berupa sumbangsih tenaga, waktu, pikiran, maupun dana.

“Tak cukup kita berjuang dengan mengandalkan ujung jari, gadget dan koneksi internet. Masyarakat ‘kelas bawah’ membutuhkan kita semua di pemukiman-pemukiman padat itu!” pintanya dengan sangat.

Syaiful menginformasikan, RONDA-RAKYAT dimulai hari ini, Sabtu (08/4/2017). Dia juga menegaskan, bahwa politik uang dan teror hanya dapat diatasi dengan gotong royong.

“Mari kita dukung dan lakukan RONDA-RAKYAT…! Jangan takut, jangan Golput…! Mari kita semua lawan politik uang dan teror itu. Tak akan ada teror yang mampu menakut-nakuti kita, bila kita bersatu dan bergotongroyong menghadapinya,” ajak Syaiful.

Sebelum mengakhiri penjelasan sehubungan RONDA-RAKYAT, Sabar Mangadoe mengajak semua pemilih dalam Pilkada Jakarta untuk menggunakan hak suaranya, tanpa terpengaruh oleh politik uang maupun teror.

“Wahai kita semua warga Jakarta! Pemilih berasal dari suku Jawa, Minang, Minahasa, Sunda, Betawi, Bali, Aceh, Ambon, Papua, Dayak, Banjar, Toraja, Melayu, keturunan Tionghoa, Arab, Bule dan India dan warga keturunan lainnya. Juga Flores, Bugis, Batak dan suku lainnya, serta keturunan campuran. Agama dan kepercayaan apapun. Pokoknya Hak dan Kewajiban kita semua sebagai Warga Negara Indonesia adalah sama dan sederajat, dalam Negara PANCASILA, yang ber-Bhinneka Tunggal Ika ini. Bangkitkan jiwa-jiwa merdeka dan berdaulat kita…! Jangan lagi mau diteror. Datang saja ke TPS, serta Coblos sesuai dengan hati nurani dan pikiran kita sendiri,” sebutnya mengakhiri. (ajvg)

News Feed