oleh

Pilkada Tobasa: Tokoh Marga Sitorus dan Aruan sepakat mendukung Pasangan WINMAN

Tobasa, BatakToday

Para tokoh marga Sitorus dan Aruan sepakat untuk mendukung pasangan Darwin Siagian dan Hulman Sitorus (WINMAN) pada pemilukada tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Kesepakatan itu dilakukan pada pertemuan antara tokoh marga Sitorus Pane, Sitorus Dori, Sitorus Boltok dan Aruan di Gedung Serbaguna Raja Martua, Porsea, Selasa (22/09).

“Pertemuan ini berawal dari adanya Pesta Demokrasi secara serentak di NKRI khususnya di Kabupaten Tobasa, dan saya sangat prihatin dan kecewa atas kurangnya persatuan dan kesatuan di marga Sitorus, dimana saat ini di Tobasa ada tiga pasang calon dan di kesemuanya ada Marga Sitorus ” ujar Ketua Presidium Sitorus Boltok Sedunia, Raja Martua Sitorus, penggagas pertemuan.

Sariaman Sitorus, utusan dari Sitorus Pane dari Parsambilan, dengan tegas menyatakan pilkada kali ini sudah memecah persatuan dan kesatuan di tubuh marga Sitorus di Tobasa. “Menurut saya ini adalah kerakusan atas kekuasaan. Maka agar Sitorus itu tidak mengulangi hal ini, kita piih saja bupati di Tobasa yaitu pasangan WINMAN agar Siagian dan Sitorus sama sama menang,” pungkas Sariaman.

Sementara Makmin Aruan, utusan dari Marga Aruan, mengatakan, “Pertemuan yang digagasi Martua Sitorus ini sangat bermanfaat dan bersejarah, dimana dengan adanya tiga Sitorus yang bertarung maka keharmonisan antara marga itu sudah hilang,” ujar Makmin sembari meneteskan air mata.

“Kami sepakati (mendukung WINMAN, red) karena isteri Darwin Siagian boru Aruan dan wakilnya marga Sitorus. Agar Siagian dan Sitorus sama-sama menang dan agar pada pilkada periode mendatang tidak ada lagi calon bermarga Sitorus lebih dari satu” ujar Arifin Sitorus, utusan dari marga Sitorus Dori.

Tokoh marga Sitorus lainnya, Marusaha Sitorus, menengarai bahwa perpecahan di antara masyarakat bermarga Sitorus pada Pilkada 2015 jauh lebih parah dibanding pilkada 2010 yang lalu. “Pilkada 2010 juga menimbulkan perpecahan di marga Sitorus dimana saat itu calon bupati dimenangkan Kasmin Simanjuntak dan dua calon dari Sitorus kalah. Dan pada pilkada 2015 ini semakin parah dimana Sitorus ada tiga orang ” ungkap Marusaha.

Politik identitas menimbulkan kegalauan

Sebagaimana telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tobasa beberapa waktu yang lalu, terdapat tiga pasangan calon yang bertarung pada pilkada tanggal 9 Desember untuk memperebutkan kursi Bupati/Wakil Bupati Toba Samosir, yakni Darwin Siagian-Hulman Sitorus, Poltak Sitorus-Robinson Tampubolon, dan Monang Sitorus-Chrissie Sagita Hutahaen. Kentalnya politik identitas cenderung menimbulkan kegalauan di kalangan pemilih dari kelompok marga Sitorus di Kabupaten Toba Samosir, karena pada masing-masing pasangan calon terdapat kandidat bermarga Sitorus. Kondisi tersebut ditengarai sebagai pemicu terjadinya pertemuan para tokoh marga Sitorus dengan marga Aruan di Gedung Serbaguna Raja Martua, Porsea, Selasa (22/09). ( JS )

Keterangan gambar :

Berurut, ketiga dari kanan ke kiri, Ketua Presedium Sedunia Raja Martua Sitorus (baju safari), Arifin Sitorus dan Makmin Aruan.

News Feed