oleh

Pj Walikota Siantar: “Pimpinan SKPD Jangan Pernah Potong Hak Bawahan”

Pematangsiantar, BatakToday –

Penjabat Walikota Pematangsiantar Jumsadi Damanik kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Pematangsiantar agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dalam melayani masyarakat. Di sisi lain, layanan publik harus makin baik, cepat dan transparan. Kepada para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga diingatkan agar jangan pernah melakukan potongan-potongan yang tak jelas kepada bawahan.

“Para pimpinan saya ingatkan juga, agar jangan melakukan pemotongan apa pun yang harusnya menjadi hak bawahannya. Karena hal itu akan menciptakan suasana yang tidak kondusif dalam lingkungan kerja masing-masing,” tegas Jumsadi dalam pertemuan dengan seluruh Kepala Puskesmas dan Puskesmas Pembantu se Kota Pematangsiantar, Senin (24/10/2016) pagi di rumah dinas walikota, Jalan MH Sitorus Pematangsiantar.

Turut hadir dalam pertemuan, Inspektur Dontes R Simatupang, Kepala Badan Kepegawaian Pariaman Silaen, Kepala Dinas Kesehatan dr Ronald Saragih dan Direktur Utama PDAM Tirtauli, Badri Kalimantan.

Jumsadi mengingatkan, dibentuknya Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang diumumkan Menkopolhukam Wiranto, Jumat (21/20/2016) lalu, harus menjadi perhatian seluruh ASN. Apalagi Pemko Pematangsiantar sudah melakukan kesepakatan bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya bulan lalu. Selanjutnya, Tim akan bekerja memantau kinerja ASN sampai ke daerah-daerah.

“Jangan sampai anda menjadi korban pertama operasi tangkap pungli di kota ini. Makanya, saya ingatkan kepada seluruh ASN agar tidak mencoba-coba melakukan pungutan apa pun yang tak jelas kepada masyarakat,” katanya.

Berkaitan dengan makin dekatnya penyelenggaraan Pilkada Pematangsiantar pada 16 November 2016, Pj Walikota kembali mengingatkan agar tidak ada ASN yang berpihak apalagi menjadi tim sukses salah satu pasangan calon.

“Biarkan Pilkada jalan sebagaimana mestinya, sehingga proses demokrasi di kota ini berlangsung fair dan damai. Jangan kita ciderai proses yang sudah sempat tertunda selama 10 bulan ini. Siapa pun yang menang, tak jadi masalah kepada ASN, karena ASN bekerja sesuai tupoksi dan aturan yang sudah jelas,”tandasnya. (ajvg/rel)

News Feed