oleh

Polisi Militer Tangkap Pengedar Sabu-sabu di Simalungun

Simalungun,BatakToday

Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/1 Pematang Siantar behasil meringkus pengedar sabu-sabu di Kabupaten Simalungun, Yopi Arisandra (35), warga Huta Kampung Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan, Senin (16/11) malam sekira pukul 21.45 WIB.

Dalam aksinya selama satu setengah tahun menjalani bisnis narkotika sabu-sabu, Yopi mendapatkan pasokan dari Ucok, warga Pematang Siantar yang diketahui kaki tangan Alvin Lehu.

Ini diakui Yopi saat diwawancarai di markas Denpom Jalan Diponegoro, Pematang Siantar, Selasa (17/11) siang pukul 13.00 WIB.

“Satu setengah tahun main sabu-sabu, Bang. Seminggu pesan sabu-sabu 5 jie dari Ucok, warga Siantar kaki tangan Alvin Lehu. Kalau dulu dapat sabu-sabu dari Atan Makmur, Briptu Sutardodo atau Roy Simarmata. Setiap transaksi kami jumpa di kedai kopi atau pinggir jalan di Nagori Karang Sari,” bebernya.

Yopi mengakui, setiap satu jie (1 gram, red) dia memperoleh Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Dia juga mengkonsumsi sabu-sabu setiap harinya.

“Selain jual, terkadang aku pakai juga sabu-sabunya setiap hari,” ungkapnya.

Ayah dua anak ini ditangkap 6 orang petugas Denpom I/1 Pematang Siantar yang dipimpin Kepala Seksi Penyelidikan Kriminal, Kapten CPM Zulkarnain dari salah satu warung kopi milik Bu Murni di Huta Kampung Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan, sekitar 100 meter dari kediaman tersangka.

Dari lokasi penangkapan, tepat di atas daun pintu warung Bu Murni, petugas mengamankan barang bukti berupa 3 gram sabu-sabu, terbungkus 3 plastik klip, 19 paket sabu-sabu terbungkus plastik klip dengan total berat 4,45 gram, dan uang kontan Rp 2 juta dari dalam dompet warna coklat yang diduga hasil penjualan.

Pasca penangkapan, Yopi digiring ke Markas Denpom 1/1 Pematang Siantar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan untuk dilakukan pengembangan.

Dandenpom I/1 Pematang Siantar melalui Kapten CPM Zulkarnain mengatakan, penangkapan dilakukan berkat informasi yang disampaikan warga.

“Kita melakukan penangkapan berkat informasi dari warga atas peredaran narkoba di Huta Bah Gunung. Mendapatkan informasi berharga itu, anggota langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan sekaligus meminimalisir ada keterlibatan TNI dalam peredaran narkoba,” terangnya.

Yopi, kata Zulkarnain, sempat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap petugas. Dia berteriak minta tolong kepada warga sekitar, berharap ada kericuhan.

Namun berkat kesigapan petugas, tersangka berhasil dibawa menggunakan mobil, meninggalkan lokasi bersama barang bukti sabu-sabu di dalam kaleng.

“Mengingat tersangka adalah sipil, nantinya Yopi akan diserahkan ke Polres Simalungun untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Zulkarnain.(AB).

Foto: Yopi Arisandra pakai sebo diapit Pasi Lidkrim (kiri) dan petugas Denpom (kanan), Selasa (17/11). (bataktoday/ab).

News Feed