oleh

Polres Tobasa Temukan Ladang Ganja di Desa Simarmar Balige

Tobasa, Bataktoday

Polres Toba Samosir temukan 2 ladang ganja pada lokasi yang berdekatan di Desa Simarmar, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Senin (11/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Tersangka pemilik tanaman ganja di kedua lokasi tersebut, berinisial SS (34), warga Desa Simarmar, saat ini sudah ditahan di Mapolres Toba Samosir,

Sesaat setelah kedua ladang itu ditemukan, Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian bersama jajarannya langsung menuju ke lokasi. Tanaman ganja yang sebagian sudah siap panen, sore itu juga dicabut dan dibawa ke Mapolres untuk dijadikan barang bukti.

Dari salah satu ladang ditemukan 40 batang tanaman ganja siap panen setinggi rata-rata 160 cm. Sementara di lokasi lainnya ditemukan   kedua ladang itu ditemukan tanaman ganja setinggi 20 cm, yang kelihatannya baru ditanam, dan beberapa bibit pohon siap tanam  dalam polybag.

Menurut pengakuan SS, sebelumnya dia telah pernah memanen ganja dari lahan tersebut, sebanyak dua kali.

Hubbil Hutagaol, mertua tersangka SS, menyebutkan tidak mengetahui bahwa menantunya mengusahai kedua ladang ganja tersebut. Menantunya, yang pulang dari perantauan 2 tahun lalu, sehari-harinya menjalankan usaha kedai tuak di Desa Simarmar.

“Sehari-hari usaha kedai tuaknya dia di kampung (Simarmar). Saya tidak tahu sama sekali kalau menantu saya melakukan pekerjaan haram ini. Kalau tahu, sudah saya laporkan ke polisi. Ladang itu sebenarnya milik Rambo Samosir,  mungkin disewa menantu saya. Kalau tahu menantuku mengerjakan yang begitu (maksudnya: berladang ganja, red.), sudah kuusir dia dari kampung ini,” ujar Hubbil geram.

Salah satu ladang yang ditemukan, berisi ganja yang baru ditanam, di Desa Simarmar, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Senin 12/4/2016 (js/bataktoday)
Salah satu ladang yang ditemukan, berisi ganja yang baru ditanam, di Desa Simarmar, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Senin 12/4/2016 (js/bataktoday)

Hutagaol, salah satu warga Simarmar, juga kecewa dengan kejadian itu. Dia menyebutkan sangat keberatan mengetahui adanya ladang ganja di sekitar pemukiman warga.

“Siapa yang tak marah ada ladang ganja di kampungnya, dekat pemukiman pula. Dekat ladangku pula lagi,” ujarnya kesal.

Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian mengapresiasi kerjasama anggota masyarakat dalam membongkar kasus narkoba ini.

“Ladang ganja ini bisa ditemukan berkat kerjasama dari warga, dan tentunya upaya gigih dari personil Polres sendiri. Selama ini anggota saya sudah bekerja keras untuk mencari tahu kebenaran dari informasi ladang ganja ini. Puji Tuhan akhirnya lokasi ladang ganja pun bisa ditemukan. Saya berharap narkoba bisa kita berantas dari bumi Tobasa, agar warga Tobasa bisa sehat, terutama bagi generasi muda kita, dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan” ujarnya.

Jidin menyebutkan dalam kasus ini bisa diterapkan pasal 111 (1) UU No. 35 Tahun 1999 Tentang Narkotika.

“Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah “ paparnya.

Kapolres Tobasa ini menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk kerjasama dalam pemberantasan narkoba.

“Kasus temuan lahan ladang ganja ini belum selesai hingga disini. Polres Tobasa masih meningkatkan pencarian siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus ini, karena hal ini sudah sangat meresahkan dan berbahaya, terutama bagi generasi muda. Saya berharap kerjasama dari seluruh warga, karena tidak cukup hanya pihak Polres memberantas narkoba ini. Kami selalu siap 24 jam menerima informasi dari warga, ini nomor pribadi saya 082362518899. Itulah bukti keseriusan saya memberantas narkoba di Kabupaten Tobasa,“ ujarnya mengakhiri. (JS)

 Foto :

Tersangka SS (34), dengan barang bukti tanaman ganja yang dicabut dari lokasi penanaman, disaksikan Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian dan Kabag Ops Kompol Edi B Sinaga, Mapolres Tobasa, Porsea, Kabupaten Toba Samosir, Selasa 12/4/2016 (js/bataktoday)[youtube width=”100%” height=”300″ src=”qJs2mBYq1a0″][/youtube]

News Feed