oleh

Pre Event Silahisabungan Arts Festival #2: Lestarikan Danau Toba Dimulai Sejak Usia Dini

Paropo, BatakToday

Desa Paropo, salah satu desa yang menjadi lokasi Pre event Silahisabungan Arts Festival #2 disemarakkan dengan kegiatan yang melibatkan anak-anak untuk mengasah bakat dan kreativitas yang terpendam. Mulai dari lomba mewarnai yang melibatkan sekitar empat puluh anak yang merupakan siswa TK dan kelas 1 sampai kelas 3 Sekolah Dasar.  Lomba menggambar, bahkan diikuti oleh hingga sembilan puluh anak, kelas 4 hingga kelas 6 Sekolah Dasar. Pre event dimulai sejak pukul 14.00 WIB di Sopo Godang HKBP Paropo dan diisi oleh kegiatan tanya jawab dan asah bakat anak-anak Desa Paropo.

Laura Indah Purba, salah satu siswa kelas 5 SD mengangkat tangannya dan mengaku bahwa ia dapat menulis puisi. Dalam waktu sepuluh menit, ia dapat menyelesaikan sebuah sajak berjudul “Danau Toba”  yang berisi himbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan danau. Kemudian puisi karyanya dibacakan oleh Kristian, siswa kelas 4 SD yang berbakat membacakan puisi.

Anak-anak dengan penuh semangat berlatih teater (ist)
Anak-anak dengan penuh semangat berlatih teater (ist)

Tidak hanya itu, dua bersaudara Simanjorang tampil menyanyikan lagu Mardua Holong dan diiringi oleh riuh tepuk tangan seluruh hadirin.

Drs. Passiona M.Sihombing, MBA selaku Manager Festival mengaku berbangga dengan antusiasme anak-anak yang terlibat dalam Pre event ini. Dia pun menambahkan bahwa Danau Toba harus dilestarikan dan dijaga oleh semua kalangan, sebab danau terluas di Asia Tenggara ini adalah milik masyarakat Sumatera Utara.

“Mengubah mindset untuk melestarikan Danau Toba tidak bisa dilakukan kepada orang tua, maka dari itu kita memulainya sejak dini pada generasi muda” ujarnya.

Acara pada malam hari dipandu oleh Rumah Karya Indonesia (ist)
Acara pada malam hari dipandu oleh Rumah Karya Indonesia (ist)

Keseruan Pre Event Desa Paropo tidak berhenti begitu saja, sebab setelah itu panitia mengajak anak-anak untuk latihan teater, puisi, bernyanyi dan menari.

Sebelumnya, pada sore harinya dilaksanakan kegiatan bersih-bersih di lokasi camping ground yang tidak jauh dari lokasi Pre-event. Malam harinya, anak-anak desa Paropo tampil di awal, pada pukul 19.00Wib, yang kemudian diikuti penampilan Jeriko Silalahi, Jonard Sidabariba, Petra Sihaloho, Nainggolan CS dan Rikcan Sitohang. (rel/ajvg)

News Feed