oleh

Presiden Jokowi Melayat ke Rumah Duka Wakasal Laksda Arie Henrycus Sembiring

Jakarta, BatakToday –

Presiden Joko Widodo melayat ke rumah duka tempat disemayamkannya Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Arie Henrycus Sembiring, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016). Tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB, Presiden langsung disambut oleh keluarga Arie Sembiring.

Setelah menyampaikan belasungkawanya, Presiden kemudian memanjatkan doa di dekat peti jenazah.

Mendampingi Presiden di antaranya Panglima TNI Janderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana.

Wakasal Laksamana Madya TNI Arie Henrycus Sembiring menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (18/12/2016) sekitar pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo. Ia meninggalkan seorang istri, Ny RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, yakni Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Antares Theodore Sembiring Meliala, dan Gregorius Cornell Theodore Sembiring Meliala.

Arie Henrycus Sembiring lahir di Medan, Sumatera Utara, 10 Januari 1960, adalah lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-28 pada tahun 1983. Sembiring pertama kali bertugas di jajaran Armada RI sebagai Asisten Perwira Divisi (Padiv) KRI Martadinata-342 (1983). Ia resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) menggantikan Laksamana Madya TNI Widodo pada 12 Februari 2016 lalu.

Atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara, Sembiring memperoleh berbagai tanda jasa bintang dan satyalencana, antara lain: Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana Dwidya Sistha I, Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Kesetiaan XXXII, Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Wira Karya, Satya Lencana Wira Dharma (perbatasan), Satyalencana Kebaktian Sosial, Satyalencana Dharma Samudra, dan Satyalencana Dharma Nusa. (HK/Phil)

News Feed