oleh

Presiden Jokowi: Pemerintah Dukung Pencak Silat Dipertandingkan di Olimpiade 2024

Denpasar, BatakToday –

Presiden Joko Widodo mengaku bangga melihat peserta dari 40 negara bertanding dalam Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-17. Presiden meyakini, peserta  berkumpul atas kecintaan yang sama kepada pencak silat, ilmu bela diri kebanggaan bangsa Indonesia. Untuk itu Presiden berjanji akan mendukung usaha semua pihak, berbicara dengan Negara yang lain agar pencak silat menjadi cabang olahraga yang nantinya akan bisa dipertandingkan di olimpiade 2024.

“Kita memang berbeda bahasa, berbeda bangsa, tapi disini kita saling berkomunikasi dengan pencak silat, sebuah seni bela diri asli indonesia yang memperkuat karakter memperkuat mental menjunjung keyakinan bahwa segala kekuatan, segala kepintaran segala kehebatan kalah dengan kesabaran kalah dengan keikhlasan,” kata Presiden Jokowi saat menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-17, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Kamis (8/12/2016) siang.

Menurut Presiden, sudah sepantasnya dan sudah seharusnya pencak silat turut memiliki kiprah di tingkat dunia.

“Pak Prabowo (Ketua Umum IPSI-red) menyampaikan tadi bahwa pencak silat sudah bisa masuk Asian Games, kemudian Olimpiade 2020 sudah bisa masuk tapi dalam tingkat eksebisi. Untuk tahun 2024 kita harapkan pencak silat sudah bisa masuk olimpiade,” kata Presiden Jokowi.

Bukan hanya bela dirinya, yang harus menembus dunia, lanjut Presiden, tapi juga nilai-nilai yang melekat pada pencak silat.  seperti sikap kesatria,  tidak sok jagoan dan adigung, sikap tanpa pamrih dan dan suka menolong orang lain.

Untuk itu, Presiden Jokowi menegaskan, pemerintah indonesia akan terus mendukung usaha semua pihak berbicara dengan negara yang lain agar pencak silat menjadi cabang olahraga yang nantinya bisa dipertandingkan di Olimpiade.

“Untuk itu Pemerintah Indonesia akan turut mendukung usaha semua pihak, berbicara dengan Negara yang lain agar pencak silat menjadi cabang olahraga yang nantinya akan bisa dipertandingkan di olimpiade,” ujar Presiden.

Pemberian Gelar Pendekar Utama

Dalam acara penutupan Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-17 itu, Presiden Jokowi menyaksikan pertandingan pencak silat babak final antara pesilat puteri Vietnam melawan Thailand, serta pertandingan pesilat putri Malaysia melawan Belgia.

Presiden Jokowi juga di anugerahi gelar Pendekar Utama oleh Ketua Umum IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Prabowo Subianto, ditandai dengan pemberian udeng, keris, dan sertifikat.

Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menpora Imam Nahrawi, dan Gubernur Bali Mangku Pastika. (Phil/RAH/ES)

https://www.youtube.com/watch?v=jsUq9JYX1Lg&feature=youtu.be

News Feed