oleh

Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Saat Ini Lebih Berkualitas

Jakarta, BatakToday –

Meskipun tumbuh tipis, kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia sekarang ini lebih konkret dan lebih riil, ditandai dengan penurunan gini ratio, penurunan angka kemiskinan, dan penurunan tingkat pengangguran. Kondisi ini diyakini akan mendorong investor untuk menanamkan modal di Indonesia

Hal itu diungkapkan Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada acara Pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tahun 2016, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/12/2016) siang.

Pembicaraan bisnis dengan investor, lanjut Presiden,  sudah mulai membahas hal spesifik, seperti berbicara masalah angka, lokasi, maupun jangka waktu. Presiden berharap kepercayaan atau trust seperti ini diinjeksi agar benar-benar terealisasi.

“Kita harus mengkapitalisasi momentum seperti ini. Jangan sampai pas sentimen investor naik. Kita malah kehilangan momentum,” kata Presiden.

Presiden Jokowi menegaskan, bahwa dalam lima tahun ke depan swasta sangat berperan dalam pembangunan infrastruktur. Anggaran yang dibutuhkan dalam lima tahun kurang lebih Rp 4.900 triliun, sementara APBN hanya sanggup menyiapkan Rp 1.500 triliun.

“Sisanya dari mana, ya dari swasta, tidak ada yang lain,” ujarnya.

Presiden Jokowi mengakui jika tensi politik saat ini sedang naik. Namun ia menilai hal itu biasa terjadi menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada), dan berharap para pengusaha sudah bisa memilah antara masalah ekonomi dan politik.

“Ini yang akan mendewasakan kita. Yang urusan politik ya urusan politik, yang ekonomi ya urusan ekonomi. Tidak campur aduk,” kata Presiden.

Presiden mengingatkan masyarakat khususnya para pengusaha agar semakin dewasa dan semakin matang dalam berpolitik.

“Saya sering ditanya. Pak bagaimana? Itu wilayah di legislatif, wilayah di DPR, bukan wilayah saya. Wilayah saya, wilayah eksekutif jadi jangan ditanyakan kepada saya. Wilayah ekonomi wilayah ekonomi, wilayah politik wilayah politik. Ini yang terus akan saya sampaikan kalau pas saya ke daerah. Jangan sampai karena masalah politik, ekonomi menjadi goyah,” tutur Presiden.

Menurut Presiden, kita harus semakin dewasa dan semakin matang dalam berpolitik dan beraktivitas ekonomi.

“Jadi sekali lagi, meskipun lagi ada masalah politik, kita tidak boleh kehilangan fokus, kita tidak boleh kehilangan konsentrasi. Jangan sampai kita kehilangan momentum ini. Karena kalau sentimen kepercayaan, sentimen trust itu kempes lagi, untuk memanaskan ini memerlukan waktu yang lama,” tutur Presiden

Presiden Jokowi meminta bantuan para pimpinan dan seluruh anggota KADIN untuk menjaga momentum positif ini dari sisi investasi yang lagi menguat. Ia mengingatkan, ini adalah peluang yang amat baik untuk seluruh anggota KADIN, karena semua investor pasti akan mencari partner lokal, partnert domestik.

“Ambillah kesempatan ini.,” ujarnya.

Tampak hadir mendampingi Presiden Jokowi, diantaranya Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito. (Phil/RMI/JAY/ES)

https://www.youtube.com/watch?v=VH9gL22CNdw&feature=youtu.be

News Feed