oleh

Presiden Jokowi Pimpin Doa Bersama untuk Korban Bencana Gempa Aceh

Nusa Dua, BatakToday –

Sebelum menyampaikan sambutannya pada acara Sosialisasi Program Tax Amnesty periode kedua yang dihadiri lebih dari 2.000 pengusaha di Pecatu Hall Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Rabu (7/12/2016) sore, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu memimpin doa bersama untuk Korban Bencana Gempa Bumi di Pidie Jaya, Aceh.

“Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sekalian yang saya hormati, pada pagi hari tadi telah terjadi gempa bumi di kabupaten Pidie Jaya di provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Oleh sebab itu, pada kesempatan yang baik ini marilah kita memanjatkan doa untuk seluruh masyarakat Aceh, khususnya warga di kabupaten Pidie Jaya, semoga tetap tawakal, tetap kuat untuk bangkit kembali, dan membangun hari esok,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden menjelaskan, bahwa warga Pidie Jaya tidak sendirian menghadapi cobaan ini, karena para pengusaha yang hadir dalam acara tersebut juga akan mendukung dengan doa ini.

Selanjutnya, Presiden Jokowi memberi aba-aba untuk melakukan doa bersama selama beberapa detik.

Seperti diketahui, gempa bumi tektonik terjadi pada Rabu (27/12) pukul 05. 03.36 WIB dengan kekuatan Magnitude 6,5 Skala Richter (SR). Pusat gempa bumi terletak pada 5,19 LU dan 96,36 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km.

Gempa itu mengakibatkan sejumlah bangunan roboh dan rusak berat, dan puluhan orang dinyatakan meninggal.

Presiden Jokowi berjanji akan mengikuti terus perkembangan dari penanganan korban gempa di Pidie Jaya itu, termasuk dengan mengirimkan langsung Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki ke Aceh untuk memantau langsung penanganan terhadap korban gempa.

“Tadi pagi, saya sudah mendapatkan laporan, dan saya sudah perintahkan seluruh aparat untuk bergerak sesuai dengan otoritasnya. Sebentar lagi juga Kepala Staf Kepresidenan akan meluncur ke Aceh,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menghadiri acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/12/2016) pagi. (Phil/UN/ES)

News Feed