oleh

Randiman Turun Tangan, Medan Johor Bebas Banjir

Medan, BatakToday –

Banjir yang kerap menimpa warga Jalan Karya Kasih, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor setiap kali hujan deras turun, menjadi perhatian Penjabat Wali Kota Medan Randiman Tarigan.

Untuk mengatasinya, Randiman kembali menggelar gotong royong di Jalan Karya Kasih. Melalui gotong royong pada 4 titik rawan ini, ancaman banjir yang selama ini kerap terjadi diharapkan dapat diatasi.

Lokasi gotong royong pertama sekitar 20 meter dari Masjid Nurul Ikhwan. Di tempat itu, ruas Jalan Karya Kasih dikorek membelah jalan dengan menggunakan 1 unit backhoe untuk pembuatan gorong-gorong. Hal itu dilakukan untuk menghubungkan parit yang terputus di sisi kiri dan kanan jalan. Setelah dikorek, Dinas Bina Marga  pun menaruh bis beton berukuran sekitar 1 meter lebih sepanjang jalan yang dikorek untuk menjadi gorong-gorong.

Untuk memudahkan masyarakat melewatinya, Dinas Bina Marga pun menutup permukaan bis dengan pasir bercampur batu kerikil, sebelum dilakukan pengerasan untuk selanjutnya akan diaspal kembali. Langkah ini membuahkan hasil, setelah parit kiri dan kanan Jalan Karya Kasih tersambung melalui gorong-gorong, air parit yang sebelumnya mengendap berhasil dialirkan dan menyusut sampai 50 cm.

Selanjutnya, lokasi gotong royong kedua  adalah parit di sudut Masjid Nurul Ikhwan. Pasalnya, permukaan parit ditutup  salah seorang warga untuk mendukung usaha bengkelnya. Di atas permukaan parit yang dicor beton, warga bersangkutan menggunakannya menjadi tempat memperbaiki sepeda motor.

Randiman memerintahkan Kadis Bina Marga, Khairul Syahnan untuk membongkar permukaan parit yang telah dicor beton tersebut. Setelah dibongkar, petugas Dinas Bina Marga pun mengeruk parit untuk mengangkat sampah dan lumpur yang selama ini menumpuk di dalamnya. Bersamaan itu air parit pun mengalir  dengan deras.

Lokasi gotong royong yang ketiga, sekitar 100 meter dari Masjid Nurul Ikhwan. Di tempat itu, Randiman memerintahkan Dinas Bina Marga untuk membuat parit baru sepanjang lebih kurang 25 meter. Parit baru ini dibuat untuk menghubungkan parit yang terputus menuju gorong-gorong yang baru dibuat.

Warga sekitar sangat puas dengan hasil gotong royong, setelah mereka melihat air parit yang selama ini tergenang sudah mengalir dan menyusut drastis.

“Atas nama warga, saya mengucapkan terima kasih dengan Bapak Pj Wali Kota Medan. Sudah puluhan tahun kami merasakan banjir. Setiap kali hujan deras turun, aktivitas warga langsung terputus karena ketinggian air mencapai 50 cm. Meski kami sudah berulangkali mengorek parit, hasilnya sia-sia lantaran parit terputus,” kata Rais (50), mewakili warga sekitar, Minggu (24/1).

Setelah gotong royong ini dilakukan, Rais pun memastikan kepada Pj Wali Kota,  warga sekitar akan rutin melanjutkan gotong royong, agar parit dan gorong-gorong yang baru dibuat tidak tersumbat.

“Kami sadar tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja untuk mengatasi ini (banjir). Warga harus berperan dan mendukungnya,” tegasnya.

Lokasi gotong royong keempat dilakukan di persimpangan Jalan Karya Kasih dengan Jalan Sehati.  Di tempat itu warga menutup permukaan parit sepanjang lebih kurang 50 meter dengan beton. Untuk itu Randiman minta kepada Camat Medan Johor, Khoiruddin Rangkuti supaya memberitahukan kepada warga agar untuk membongkarnya. Selain menyebabkan terjadinya banjir, penutupan permukaan parit untuk tempat usaha juga melanggar peraturan.

Randiman mengatakan, pemicu terjadinya banjir di kawasan itu akibat tidak adanya parit sepanjang lebih kurang 50 meter.  Di samping itu banyak parit yang tersumbat dan permukaan parit dibeton oleh warga.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pendekatan oleh Pak Camat dan Lurah, warga mengizinkan lahannya untuk dibuat parit baru,” jelas Randiman.

Selain rentan banjir, menurut Randiman, warga juga rawan diserang penyakit DBD. Pasalnya, air parit tergenang dan tidak mengalir sehingga menjadi sarang yang empuk bagi nyamuk aedes aegypti untuk bertelur dan berkembang biak.

“Insya Allah, dengan gotong royong yang kita lakukan hari ini bersama masyarakat beserta unsur Muspika Kecamatan Medan Johor, semua bisa diatasi,” ungkapnya. (AFR)

Foto: Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan memimpin langsung gotong royong untuk pengorekan parit yang tersumbat, Minggu (24/1). (bataktoday/afr)

News Feed