oleh

Ratna Sihombing: “Holan Na Jabu Nami Do Torus Dibongkar”

Pematangsiantar, BatakToday

Ratna Sihombing, salah satu warga yang bangunannya dibongkar untuk ke-enam kalinya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Toge, terlihat amat sedih saat rumahnya dibongkar Tim Penegak Peraturan Daerah (TPPD) Pemko Siantar.

Kepada BatakToday, Kamis (8/9), Ratna menyatakan kekecewaanya atas kebijakan Pj Walikota Pematangsiantar, Jumsadi Damanik, yang memerintahkan TPPD  membongkar bangunan darurat tempat mereka tinggal hingga enam kali.

Dia kecewa akibat tidak diberi toleransi untuk bertahan sementara waktu di DAS Toge, menunggu mempunyai uang mengontrak rumah. Sebagai rakyat kecil, Ratna mengaku saat ini kondisi perekonomian keluarganya sangat lemah sekali.

“Dari mana lah uangku 3 sampai 5 juta untuk mengontrak rumah. Kerjaku hanya penenun ulos. Suamiku pun  tidak tetap pekerjaanya,” ucapnya sedikit emosi.

Ratna menilai Pemko Siantar terkesan hanya terus menargetkan pembongkaran bangunan rumah mereka di DAS Toge. Dia menyakini, masih banyak bangunan lainnya yang seharusnya juga dibongkar Pemko Siantar.

Berengma, holan na jabu nami do torus dibongkar ( Lihatlah, hanya rumah kaminya terus dibongkar),” sebutnya dalam Bahasa Batak Toba dengan nada sendu.

Kemudian, Ratna sangat menyesalkan sikap Pj walikota yang tidak memberikan solusi bagi mereka, mulai dari awal pembongkaran sampai ke-enam kalinya rumah mereka dibongkar.

“Beberapa bulan yang lewat, kami pernah mengadu kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siantar. Waktu itu, DPRD seperti memberi tanda, bahwa akan ada solusi pembongkaran dari pemko Siantar. Tapi kenyataannya tidak ada,” ungkap Ratna tak berdaya.

Karenanya, Ratna menegaskan masih tetap bertahan bakal mendirikan rumah di DAS Toge ke-tujuh kalinya. Sikap bertahan mendirikan rumah di DAS Toge, disebabkan belum adanya solusi dari pemerintah kota, dan kondisi perekonomiannya yang sangat tidak memungkinkan memulai kehidupan baru.

“Gimana lagi mau kami buat,  kondisi keuangan lah yang membuat kami memilih terus bertahan tinggal di DAS Toge,” ujar Ratna mengakhiri. (EM)

Foto:

Ratna Sihombing, salah satu warga DAS Toge yang rumahnya dibongkar untuk ke-enam kalinya oleh Pemko Pematangsiantar, Jalan Nias, Siantar Selatan, Kamis 8/9/2016 (bataktoday/em)

News Feed