Reinward Simanjuntak: Siantar Harus Cepat Merespon Perubahan Eksternal

Reinward Simanjuntak: Siantar Harus Cepat Merespon Perubahan Eksternal

618
Plt Sekda Kota PEmatangsiantar, Reinward Simanjuntak, saat menyampaikan sambutan pada Lokakarya (Semiloka) Kesiapan Kota Pematangsiantar Mendukung Perubahan Kondisi Eksternal di Convention Hall Siantar Hotel, Jumat (15/12/2016). (Foto: Humas Str)

Pematangsiantar, BatakToday –

Terdapat beberapa faktor eksternal Kota Pematangsiantar saat ini dan masa yang akan datang akan berubah signifikan, diantaranya pengembangan Kawasan Danau Toba, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, pembangunan Bandara Kualanamu, pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung, pembangunan jalan tol Medan-Tebing-Pematangsiantar-Parapat, serta pemberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Untuk mendapatkan manfaat yang optimal bagi kemajuan kota, perubahan tersebut harus direspon dengan cepat dengan berbagai program yang tepat.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Pematangsiantar yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Reinward Simanjuntak, dalam sambutannya pada Seminar Lokakarya (Semiloka) Kesiapan Kota Pematangsiantar Mendukung Perubahan Kondisi Eksternal di Convention Hall Siantar Hotel, Jumat (15/12/2016).

“Kondisi itu membuat kita harus cepat merespon untuk menindaklanjutinya dengan berbagai program seperti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), penyediaan infrastruktur, serta peningkatan kualitas produk unggulan, regulasi dan deregulasi yang responsif,” ujar Reinward.

Lebih lanjut diungkapkannya, berdasarkan tren Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Kota Pematangsiantar memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dalam merespon berbagai perubahan kondisi eksternal yang sedang dan akan berlangsung. Menurutnya, porsi kontribusi sektor perdagangan besar dan eceran serta perbengkelan yang mencapai 23,92 persen PDRB dan sektor industri pengolahan 23,27 persen PDRB, menjadi indikator kesiapan Kota Pematangsiantar dalam merespon dan memanfaatkan perubahan yang terjadi.

Reinward lebih lanjut mengajak semua pihak untuk dapat memberikan ide kreatif, terkait upaya-upaya yang mesti dilakukan dalam membawa perubahan positif dalam pembangunan kota Pematangsiantar.

Tampil sebagai narasumber pada semiloka, Dodi Virgo CR Sinaga dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Hasmi Rizal Lubis dari Bappeda Provinsi Sumatera Utara, serta Galumbang Hutagalung Phd, Dosen Pasca Sarjana Universitas Simalungun.

Semiloka ini diikuti pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Perusahaan Daerah, Akademisi, Instansi Vertikal, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). (ajvg/rel)