oleh

Samosir Music International Tobatak Festival 2017

Tuktuk Siadong, BatakToday-

Pagelaran musik di Pulau Samosir, dengan menggandeng pemusik dan artis Eropa telah berlangsung sejak tahun 2014. Dalam setiap show, ada tema tema musik tertentu yang disuguhkan. Tahun 2014 musik Orkestra melibatkan 80 orang musisi dari Austria, tahun 2016 Tobatak Rock, dengan menghadirkan Tasha Band dan Hermann Delago dari Eropa. Dalam setiap pagelaran ini, yang diutamakan adalah membawakan lagu-lagu Batak.

Henry Manik sebagai Project Manager dari pagelaran ini menyatakan, untuk tahun 2017 akan melibatkkan beberapa musisi dan artis baru dari Eropa yang belum pernah ikut dalam pagelaran sebelumnya di Samosir.

“Hingga saat ini kita masih disibukkan dengan komunikasi pendekatan terhadap beberapa artis yang akan digandeng dan dalam beberapa minggu ke depan, hal ini akan bisa dipastikan semua,” katanya kepada wartawan.

Salah satu penyanyi dari Eropa yang sudah bisa dipastikan akan hadir dan sudah memulai persiapannya untuk manggung di Samosir adalah Nadine Beiler.

Nadine Beiler
Nadine Beiler

Nadine Beiler adalah seorang penyanyi profesional bergenre R&B dan Pop di Austria yang dikenal secara nasional. Penyanyi kelahiran tahun 1990-an ini memulai karir musiknya semenjak mengikuti sebuah ajang pencarian bakat di sebuah televisi show di Austria pada Januari 2007, namanya Starmania. Dia merupakan salah satu kandidat yang paling muda saat itu, dengan usia 16 tahun dan berhasil memenangkan kompetisi.

Pada bulan berikutnya Februari 2007, dia mengeluarkan lagu singlenya berjudul “Alles was du willst“. Dengan keberhasilan yang dicapainya ini, mendorong dia untuk terus berpacu untuk mencoba meraih keberhasilan yang lebih tinggi.

Tahun 2011 dia mengikuti seleksi nasional untuk sebuah ajang perlombaan menyanyi antara negera-negara di Eropa. Semua negara di Eropa melakukan seleksi di negara masing-masing, untuk mendapatkan kandidat yang terbaik dari negaranya untuk dikirim ke ajang kontes bernyanyi se- Eropa ini. Nadine Beiler berhasil memenangkan seleksi nasional itu, sehingga dia pun dikirim ke Eurovision Song Contest sebagi perwakilan dari negara Austria.

Dengan lagunya The Secret is Love, Nadine berhasil membawa dia hingga ke semifinal sehingga pada ahirnya dia menduduki peringkat 18 dari sekitar 45 negara yang ikut dalam kontes tersebut.

Di tahun 2014-2015 dia mengerjakan sebuah poyek musik dan bekerja sama dengan seorang produser UK/Austria , Mac Desi. Dan Mac Desi pun memproduksi 5 lagu buat Nadine dan dirilis secara worldwide tahun 2015. Bersama dengan lagu itu, mereka juga mengeluarkan video yang mana shootingnya diadakan di California dan Austria.

Lagu-lagu yg dirilis itu pun berada di bawah naungan Skyroc Records, walau sebagian lagu Nadine ada di bawah naungan Sony Music Enterteinment, sepert lagu berjudul “I’ve Got a voice“.

Nadine Beiler lahir dan tumbuh dewasa di provinsi Tyrol. Sejak di umur masih remaja, dia sudah menunjukkan keinginan dan talenta yang dimiliki, ingin jadi seorang penyanyi professional. Dan sejak usia mudanya, dia juga sudah sering bernyanyi, di acara pesta dan event kecil di daerahnya.

Untuk rencana konser yang akan diadakan di Samosir pada 12 Agustus 2017 nanti, Nadine akan menyanyikan beberapa lagu Batak, di samping lagu-lagu dia sendiri dan akan menunjukkan kemampuan olah vokalnya di Pulau Samosir.

“Saya sebagai orang Samosir, merasa sangat senang dan beruntung bisa mendapat kepercayaan darinya untuk bisa bekerja sama dan akan membawakan lagu-lagu Batak. Jika dilihat dari nilai promosinya akan daerah Samosir, Danau Toba sebagai daerah tujuan wisata dan juga musik Batak, hal ini sungguh besar dan tak ternilai,” tandas Henry. (rel/ajvg)

News Feed