oleh

Siantar Barat, Paling Marak Bangunan Liar

Pematangsiantar, BatakToday

Diantara 8 kecamatan, Kecamatan Siantar Barat menjadi kawasan dengan bangunan liar paling marak di kota Pematangsiantar. Sekretaris Camat Siantar Barat Robert Sitanggang mengakui keadaan ini, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/10).

Menurutnya, hal disebabkan letak kecamatan Siantar Barat yang berada di pusat kota.

“Siantar Barat kan ramai, karena pusat kota. Makanya banyak bangunan liar, bahkan banyak yang didirikan permanen. Biasanya dijadikan kios tempat berjualan,” ujar Robert.

Dia mengutarakan, bangunan-bangunan liar yang sementara ini sedang ditertibkan tim penegak peraturan daerah merupakan bangunan yang sudah sangat lama berdiri.

“Misalnya, bangunan liar yang sudah dibongkar di jalan Singosari, Ade Irma, Cokrominoto, dan jalan Kartini. Semuanya ini sudah bertahun-tahun berdiri. Jadi, pada saat berdirinya bangunan liar tersebut, jauh sebelum kami ini ada dalam pemerintahan di Kecamatan Siantar Barat,” ungkapnya.

Sambungnya lagi, pihak kecamatan selalu aktif mencegah masyarakat mendirikan bangunan liar permanen di Siantar barat. Namun, dia menilai masyarakat kerap mengabaikan teguran pihak kecamatan.

“Kalau sejak awal teguran dipatuhi, pasti tidak terjadi pembongkaran seperti sekarang ini,” terangnya

Robert  mengungkapkan, masih ada bangunan liar permanen di wilayah kecamatan Siantar barat yang ditargetkan bakal dibongkar oleh tim penegak peraturan daerah.

“Tim penegak Perda lebih tahu, dimana saja letak bangunan liar di kecamatan Siantar barat yang bakal dibongkar,” ujarnya.

Menyikapi sudah banyaknya bangunan liar yang dibongkar oleh tim penegak peraturan daerah, Robert menegaskan pemerintah kecamatan akan bekerja keras mencegah masyarakat membangun kembali di lokasi yang sudah dibongkar.

“Yang pasti pemerintah Kecamatan Siantar Barat mendukung penataan kota  untuk lebih baik,” ujarnya mengakhiri. (EM)

News Feed