Dari Siantar Lancar, di Parapat “Mantap”

Dari Siantar Lancar, di Parapat “Mantap”

1492

Parapat, BatakToday

Hingga lewat tengah hari arus lalu lintas di Kota Parapat masih dalam kondisi cukup lancar, namun berbeda pada sore harinya. Petugas kepolisian yang dibantu relawan dan petugas lainnya, meski telah bekerja keras, oleh besarnya arus kendaraan dari semua arah menuju pusat kota dan lokasi wisata dan penginapan, tidak serta merta membuat lalu lintas lancar, Selasa sore (27/6/2017).

Sejak sekitar pukul 14.00 Wib kendaraan melimpah ruah memasuki kota Parapat. Rekayasa lalu lintas yang diterapkan dengan ketat tetap tak mampu mencegah kemacetan parah.

Sebagian pengendara yang tadinya berniat menuju Pelabuhan Ferry Ajibata untuk menyeberang ke Tomok, Pulau Samosir, tak pelak mengurungkan niatnya.

Beberapa diantaranya, mereka yang bertujuan untuk menyaksikan Samosir Fiesta 2017, akhirnya menitipkan kendaraan di berbagai tempat di Parapat. Sementara mereka yang berniat untuk ‘pulang hari’ terpaksa mengurungkan niat untuk menyeberang ke pulau.

Rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan di kota Parapat, Selasa 27/6/2017 (bataktoday/ajvg)
Rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan di kota Parapat, Selasa 27/6/2017 (bataktoday/ajvg)

Manullang, warga Medan asal Dolok Sanggul, bersama rombongannya membatalkan rencana untuk ‘jalan-jalan’ ke Tomok dan Tuktuk Siadong melihat kemacetan yang terjadi.

Ditemui di salah satu cafe di Jalan Sisingamangaraja, kepada BatakToday menyebutkan akan menikmati perjalanan hanya sampai kota Parapat, karena .malam harinya harus kembali ke Medan.

“Bahaya bang, bisa mengamuk orangtua kawan-kawan yang cewek-cewek ini, janji kita pulang malam ini. Kalau begini keadaannya, kita pilih selamat dulu lah daripada nanti persoalan sama orangtua kawan pas pulang ke Medan nanti. Udah pasti tak bisa kita sampai di Medan malam ini kalau nyebrang ke Tomok. Sepala tak turun mobil kita dari ferry pas sampai di Tomok nanti,” candanya pasrah.

Hingga pukul 18.30 Wib, BatakToday yang mencoba menuju pelabuhan penyeberangan di Ajibata, masih ‘terjebak’ antrian panjang di sekitar Hotel Inna Parapat, sejak bergerak 45 menit sebelumnya dari tempat parkir di kawasan Pantai Bebas Parapat. (ajvg)