Siantar Peringkat Pertama Perekaman KTP-El se Sumut

Siantar Peringkat Pertama Perekaman KTP-El se Sumut

351
Acara Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan di Hotel Sapadia, Pematangsiantar, Selasa 31/10/2017 (ist)

Pematangsiantar, BatakToday

Peringkat pertama perekaman KTP elektronik se Sumatera Utara berhasil diraih Pemko Pematangsiantar. Hingga bulan Oktober 2017 tercapai target 103 persen sebelum batas yang diberikan pada 31 Desember 2017.

Demikian disampaikan Kadisduk Capil Serta Ulina Br Girsang, SH, saat menyampaikan laporan pada acara sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan di Hotel Sapadia, Selasa (31/10/2017).

Atas keberhasilan pencapaian tersebut Dirjen Dukcapil Kemendagri mengutus Kasubbid pendataan penduduk Edi Sudarmanto untuk meninjau sistem administrasi dan pelayanan kependudukan di Pematangsiantar.

Kadisduk Capil juga merinci bahwa  untuk pelayanan akte kelahiran pada bulan Oktober sudah mencapai  85 persen.

“Jadi kedatangan Dirjen Dukcapil Kemendagri selain untuk memberikan materi sosialisasi sekaligus melihat langsung pelayanan kependudukan kepada publik”, katanya.

Baca berita terkait:

Urus KTP Masih Bayar, BatakToday “Teror” Disdukcapil Siantar

Jumsadi: “e-KTP, Siantar Number One di Sumut”

Blangko e-KTP Cukup Hingga 2018, Di Siantar ini Hoax?

Sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bertujuan untuk memberikan pemahaman yang baik dan sistematis kepada aparatur, meningkatkan pengetahuan serta pelayanan yang profesional, memenuhi standar teknologi informasi, dinamis, tertib, dan tidak diskriminatif,  menuju pelayanan prima.

Walikota Hefriansyah,SE MM diwakili Plt Sekda Drs Resman Panjaitan dalam arahan dan bimbingan tertulis yang dibacakan, mengatakan, bahwa sesuai dengan Program Nawacita Presiden Jokowi,  untuk memberikan kepastian hukum terhadap dokumen kependudukan bagi masyarakat Indonesia, diminta kepada Disdukcapil untuk memberikan pelayanan prima, untuk kemudian menjamin administrasi kependudukan masyarakat.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kepada warga kota Pematangsiantar diminta agar dalam pengurusan administrasi  kependudukannya, tidak melalui perwakilan atau calo, dan disegerakan mengurus akte kelahiran untuk program kartu identitas anak (KIA) yang akan digulirkan. Kepada aparatur kelurahan diminta untuk memberikan informasi yang benar tentang pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Acara sosialisasi kependudukan diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah kota Pematangsiantar, para camat, lurah, perwakilan bidan, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (rel/ajvg).