oleh

Silahisabungan Arts Festival: “212” ala Rumah Karya Indonesia

Silahisabungan, BatakToday

“Alam memang banyak menyuguhkan pesona yang menyejukkan jiwa, seperti halnya di Silahisabungan. Pesona yang dimiliki daerah ini berupa hamparan gunung gunung yang tersusun rapi, yang ‘dilengkapi’ dengan luasnya Danau Toba, yang membuat siapa saja yang melihatnya akan merasakan jatuh hati pada tempat ini.

Acara Silahisabungan Art Festival yang akan diadakan pada tanggal 2-4 Desember 2016 akan memberikan wisata alam serta wawasan edukasi daerah kepada kita, dengan menampilkan warga lokal yang akan ikut berpartisipasi dalam acara ini.”

Demikian pesan postingan Chairunnisa Ananda Putri Pane di akun Facebook-nya, dari Persiapan Silahisabungan Art Festival, Kamis siang (1/12/2016).

Saat fajar menyingsing di langit Silahisabungan, gambar diambil dari Juma Sidua-Desa Silalahi (ajvg)
Saat fajar menyingsing di langit Silahisabungan, gambar diambil dari Juma Sidua-Desa Silalahi (ajvg)
Kesibukan panitia dalam mempersiapkan festival seni budaya ini, tentu jauh dari hiruk pikuk “persiapan 212” di tempat lain. Hajatan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan 212 di Jakarta, sebutan yang kerap digunakan untuk ‘hajatan’ yang kabarnya akan berlangsung pada tanggal 2 Desember 2016, di hari yang sama dengan hari pembukaan Silahisabungan Arts Festival.
Kemeriahan dalam tiga hari ke depan, di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, tentu akan mengobati kelelahan anak-anak muda yang terhimpun dalam Rumah Karya Indonesia (RKI), dalam mempersiapkan festival ini.
Persiapan Silahisabungan Arts Festival (doc. Chairunnisa Ananda Putri Pane)
Persiapan Silahisabungan Arts Festival (doc. Chairunnisa Ananda Putri Pane)
Ojax Manalu sebagai Direktur RKI, menyampaikan pesan kepada anggota tim dalam mempersiapkan hajatan seni budaya ini.
“Siapkan waktu kawan-kawan, menyatu dengan kekuatan alam…!” pesannya menyemangati teman-temannya, Kamis (1/12/2016).
Silahisabungan Arts Festival merupakan event terakhir yang diselenggarakan RKI di tahun 2016 ini. Sepanjang tahun 2016, RKI telah menyelenggarakan beberapa event seni budaya di Sumatera Utara, diantaranya Opera Batak.Plot, GeoBike Caldera Toba, Dokan Arts Festival, dan Jong Bataks Arts Festival, dan mengikuti beberapa kegiatan lain juga, di luar Sumut.
Persiapan pembuatan panggung Silahisabungan Arts Festival (doc. Chairunnisa Ananda Putri Pane)
Persiapan pembuatan panggung Silahisabungan Arts Festival (doc. Chairunnisa Ananda Putri Pane)
Sebagai salah satu sajian dalam Silahibungan Arts Festival adalah Cross Culture Music. Pertunjukan seni musik ini menyemai seluruh genre musik dalam satu panggung.
“Beraneka bunyi akan menghentak dan melambaikan denyut emosi kita. Bunyi yang berasal dari akar-akar kebudayaan di wilayah Danau Toba, yakni Karo, Simalungun, Toba, Dairi, Humbang Hasudutan, Tapanuli Utara, dan Toba Samosir. Dengan semangat kebhinekaan, meleburkan perbedaan lewat harmonisasi berbagai genre musik berbasis kultur,” papar Ojax dalam salah satu postingannya.
Persiapan di areal Camping Ground (doc. Chairunnisa Ananda Putri Pane)
Persiapan di areal Camping Ground (doc. Chairunnisa Ananda Putri Pane)
Tak akan kalah menariknya berbagai seni pertunjukan, maupun kegiatan lainnya dalam festival ini. Sepanjang tiga hari, 2-4 Desember, akan diisi dengan acara dan kegiatan Lomba Karya Tulis, Opera Batak Silahisabungan, Tabur Bibit Ikan. Penanaman Pohon dan Bunga, Geobike, Open Trip, Paket Wisata Air, dan Camping Ground.
Belum terlambat untuk hadir dan terlibat dalam festival ini. Untuk informasi lebih lanjut, pihak panitia dapat dihubungi di nomor telepon masing-masing, yakni Ojax Manalu (081361257934), Conna Eltoruan (082161311111), Manna Ujung (081269219804), Hermanto Situngkir (082366557888), dan Bona Pintu Batu (081396628489). (ajvg)

flyer

News Feed