oleh

“Skandal Pejabat Wanita Dampingi DPO”, Pemko Siantar Akan Koordinasi dengan Kejaksaan

Pematangsiantar, BatakToday

Beredar isu tentang pejabat wanita pimpinan salah satu SKPD kota Siantar, berada dalam satu kamar hotel dengan Pancasila Sibarani, yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus dugaan korupsi pengutipan retribusi parkir tepi jalan tahun 2015, saat penangkapan Selasa (06/09/2016) oleh Tim Kejaksaan Agung. Sebagai respon atas isu ini, dan sebelum menindaklanjutinya, Pemko Pematangsiantar terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Hal ini disampaikan Kabag Hukum Pemko Siantar, Gilbert Ambarita, saat dihubungi BatakToday via seluler, Jumat (9/9) sekitar pukul 17.00.

Gilbert menegaskan, rencana untuk berkoordinasi dengan Kejari Siantar adalah arahan dari Penjabat (Pj) Walikota, Jumsadi Damanik.

Dia menyebutkan sedang tugas di Medan, sehingga sebelum dihubungi Pj Walikota, tidak mengetahui peristiwa penangkapan dan isu terkait tentang pejabat wanita dimaksud.

“Saya ditelepon pak Jumsadi Damanik, agar segera berkordinasi dengan Kejari Siantar memastikan kebenarannya. Beliau mengatakan, sudah ramai pemberitaan media di Siantar, mengenai isu tersebut,” terang Gilbert.

Karena masih dalam perjalanan dinas di Medan, Bagian Hukum Pemko Siantar belum berkoordinasi dengan Kejari sesuai arahan Pj Walikota. Menurutnya, akan segera berkoordinasi sekembalinya dari Medan.

“Belum bisa saya berikan keterangan lebih luas saat ini. Nantilah, setelah berkoordinasi dengan Kejari Siantar, pasti saya sampaikan hasilnya,” ujar Gilbert sebelum menutup selulernya. (EM)

Foto:

Kantor Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Jalan Sutomo, Siantar Barat (bataktoday/em)

News Feed