oleh

Soft Launching Studio 2 Radio Karina, Mengumandangkan Persaudaraan untuk Total Human Development

Pematangsiantar, BatakToday

Radio Karina 98.0 FM yang selama ini memancarkan seluruh siaran dari studio di Desa Nagahuta, Kecamatan Panombeian Pane, Kabupaten Simalungun, akan meningkatkan kualitas pelayanannya dengan beroperasinya Studio 2 yang baru didirikan di Vikariat Episkopal Santo Paulus Rasul (dahulu Wisma Pemuda Katolik), Jalan Lingga, Pematangsiantar, dalam waktu dekat ini.

Acara Soft Launching Studio 2 Radio Karina 98.0 FM diselenggarakan di pekarangan Vikariat Episkopal Santo Paulus Rasul, Jalan Lingga, Pematangsiantar, Sabtu (14/5) petang hingga malam hari.

Setelah kota Siantar diguyur hujan sepanjang pagi hingga siang harinya, acara Soft Launching ini berlangsung di bawah cuaca yang cerah.

Diawali dengan doa yang dibawakan oleh seorang biarawati, seluruh rangkaian acara berlangsung meriah, dan dalam susana akrab sesama hadirin maupun dengan panitia.

Pastor Thomas Sinabariba yang menerima kedatangan BatakToday dengan penuh kehangatan, menyebutkan bahwa peluang untuk pengembangan akan lebih terbuka dengan beroperasinya Studio 2 Radio Karina.

“Selama ini operasional kita terpusat di Desa Nagahuta. Walaupun tidak terlalu jauh dari pusat kota Siantar, namun tetap menjadi kendala untuk pengembangan. Radio itu, untuk dapat berkembang bukan hanya menyangkut kualitas siaran di udara, tetapi tidak terlepas dari kualitas komunikasi langsung di darat. Dengan adanya studio di dalam kota, interaksi kita dengan berbagai pihak, termasuk persiapan untuk penyiaran akan lebih berkualitas. Kita berhubungan dengan manusia, siaran radio hanya satu sarana,” demikian Pastor Thomas memulai pembicaraan dengan BatakToday di sela-sela acara.

Ketika BatakToday coba mengarahkan bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, Radio Karina tetap dapat dekat dengan pendengar maupun narasumber tanpa harus berjumpa atau berkomunikasi langsung. Namun Pastor Thomas tetap memberikan penekanan pada faktor manusia sebagai keutamaan dalam penyiaran.

*Sekali lagi, kita berhadapan dengan manusia. Sesuai visi misi Radio Karina, Total Human Development, manusia harus tetap sebagai subjek. Sehingga, baik narasumber untuk siaran live, baik pendengar, maupun masyarakat luas, adalah tetap menjadi subjek bagi kami. Bukan eranya lagi radio dengan pola komunikasi satu arah, hanya dari studio ke pendengar, konsep itu sudah lama ditinggalkan. Bahkan interaksi yang paling diperlukan bukan sebatas interaksi di udara, tetapi interaksi di darat yang akan menjadi keutamaan. Dengan demikian Total Human Development sebagai visi misi kami dapat terealisasi menjadi sebuah kenyataan,* ujarnya bersemangat.

Dilanjutkannya lagi, bahwa studio yang baru diresmikan akan menjadi media komunikasi dengan berbagai pihak yang ingin bekerjasama dengan Radio Karina.

“Studio 2 akan menjadi wadah komunikasi, diskusi dan interaksi lintas sektoral, bahkan lintas agama. Semangat universalisme adalah semangat yang ada di dalam program penyiaran Radio Karina. Pintu terbuka untuk semua yang membawa manusia kepada persaudaraan, perdamaian dan kesejahteraan. Radio Karina mengucapkan selamat datang untuk persaudaraan dan damai sejahtera di bumi,” ujarnya.

Radio Karina yang berdiri di bawah bendera PT. Karina Gita Sang Surya, yang dimiliki oleh Ordo Kapusin, salah satu tarekat biarawan Fransiskan, yang terutama bekerja untuk menyebarkan dan membangun persaudaraan.

Direktur Radio Karina 98.0 FM Pastor Thomas Sinabariba, berpose dengan Pemred BatakToday.com, Arif JV Girsang, pada acara Soft Launching Studio 2 Radio Karina,Pematangsiantar, 14/5/2016 (em/bataktoday)
Direktur Radio Karina 98.0 FM Pastor Thomas Sinabariba, berpose dengan Pemred BatakToday.com, Arif JV Girsang, pada acara Soft Launching Studio 2 Radio Karina,Pematangsiantar, 14/5/2016 (em/bataktoday)

Pastor Thomas Sinabariba yang juga adalah direktur perusahaan penyiaran ini, menyebutkan bahwa Radio Karina bertujuan untuk mengampanyekan persaudaraan, bukan hanya di lingkungan Gereja Katolik, tetapi persaudaraan bagi semua umat manusia.

“Kita semua saudara, itu yang mau kita kampanyekan melalui radio ini. Tidak membedakan kelas, etnis, status sosial, dan tidak membedakan hal-hal lain yang bagaimanapun itu. Semua kita, siapapun dia, kita semua saudara. Persaudaraan ini sifatnya universal, dimana pun kita, sebab manusia pada hakekatnya adalah ciptaan Tuhan, kita menjadi saudara. Itu yang mau kita kumandangkan melalui Radio Karina. Kita harus hand in hand, kita harus berpegangan tangan untuk itu,” tuturnya.

Radio Karina terbuka untuk kerjasama dengan media cetak maupun media lainnya yang memiliki kesamaan visi misi untuk membangun persaudaraan dan kesejahteraan umat manusia.

Secara khusus untuk Siantar Simalungun, Radio Karina menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama menangani isu-isu terkait untuk mendorong terbangunnya persaudaraan.

“Sejalan dengan yang disebutkan sebelumnya, saya mengajak semua pihak, tanpa memandang perbedaan, marilah kita menjadi partner untuk Siantar Simalungun, demi kesejahteraan kita bersama. Kalau boleh Siantar Simalungun menjadi model, menjadi mercusuar bagi daerah lain. Siantar Simalungun harus memberikan sumbangsih untuk yang lebih luas lagi. Kalau boleh, kiranya ini menjadi obsesi kita bersama, dan untuk dapat kita bangun bersama,” demikian pesan khusus yang disampaikan Pastor Thomas.

Radio Karina diawaki oleh penyiar senior, dan penyiar muda yang direkrut dari kalangan mahasiswa/mahasiswi, dengan tujuan memberi tempat bagi pengembangan potensi pribadi yang dimiliki kaum muda.

Jabatan Direktur Radio Karina yang saat ini dipegang oleh Pastor Thomas Sinabariba, dengan tujuan regenerasi dan demi memastikan misi yang berkelanjutan, akan diserahkan kepada pastor yang lebih muda, yaitu Pastor Daniel Sitanggang.

Pada malam itu, acara Soft Launching Radio Karina 98.0 FM ditutup dengan doa oleh Pastor Daniel, yang tidak lama lagi akan menerima tongkat estafet untuk meneruskan misi persaudaraan yang dikumandangkan oleh Radio Karina. (EM)

Foto:

Pastor Daniel Sitanggang, calon pengganti Direktur Radio Karina, pada acara Soft Launching Studio 2 Radio Karina 98.0 FM, di pekarangan Vikariat Episkopal Santo Paulus Rasul, Jalan Lingga, Pematangsiantar, Sabtu 14/5/2016 (em/bataktoday)

News Feed