oleh

Studi: Lautan Dunia Dipenuhi Plastik

Para peneliti dari UC Santa Barbara’s National Center for Ecological Analysis and Synthesis (NCEAS) meneliti tentang banyaknya sampah plastik di lautan. Mereka mendapati sampah plastik telah memenuhi lautan dunia.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science, Kamis, menurut NCEAS, sekitar 8 juta metrik ton sampah plastik bertambah setiap tahun. Angka itu lebih dari yang dipikirkan sebelumnya oleh para ilmuwan. Jumlah sampah tersebut diperkirakan dapat menutup seluruh kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Menurut penulis penelitian Jenna Jambecck, asisten profesor teknik lingkungan di University of Georgia, penelitian sebelumnya telah mendokumentasikan soal sampah plastik di lautan tapi tidak pernah menghubungkan titik-titik lokasi dengan cara kuantitatif.

“Ini pertama kalinya dilakukan dan kami menggunakan data terbaik yang ada,” kata Jambeck.

Jambeck mengatakan, hasil penelitian itu tidak semuanya buruk, terutama soal kemungkinan metode untuk kerja sama internasional di antara negara-negara yang paling banyak menghasilkan plastik, termasuk Amerika Serikat.

Secara ekonomis, para peneliti mengatakan, menghilangkan sampah yang sudah ada di lautan tidak mungkin. Namun yang mungkin dilakukan adalah mengurangi beban sampah setiap tahunnya.

“Angka-angka yang mengejutkan, tapi secara kelompok menunjukkan, masalahnya tidak dapat diatasi,” kata Direktur NCEAS Frank Davis dalam siaran pers UCSB. “Para peneliti menyarankan solusi yang dapat membalikkan tren mengkhawatirkan soal sampah yang dibuang ke laut itu.”

Para peneliti mengatakan negara-negara industri dapat memimpin untuk mengurangi limbah dan memperlambat pertumbuhan plastik sekali pakai.

Penulis: Lis Yuliawati/LIS

Sumber:KCBX

News Feed