oleh

Sukses di Jong Bataks, RKI “Garap” Silahisabungan Arts Festival

Medan, BatakToday

Usai perhelatan Jong Bataks Festival Arts #3 pada 25-28 Oktober lalu, Rumah Karya Indonesia (RKI), yang bermarkas di kota Medan, kini bersiap-siap mewujudkan satu lagi perhelatan pada akhir tahun ini, yakni Silahisabungan Arts Festival 2016. Perhelatan ini akan diadakan pada tanggal 2-4 Desember 2016, di Silalahi Nabolak, Kabupaten Dairi.

Sesuai pada tema besar RKI, bahwa itikad baik yang ingin diwujudkan oleh para pemuda yang terhimpun di RKI, adalah Memaknai, Merawat dan Menghidupkan Tradisi. Pada Silahisabungan Arts Festival 2016, bentuk kegiatan yang disajikan adalah Festival Seni Tradisi yang bertujuan untuk mengupayakan pelestarian seni-seni tradisi di Tanah Batak.

Festival ini juga akan menampilkan sajian musik tradisi, tari tradisi serta kearifan lokal lainnya yang tumbuh di kawasan Tao Silalahi. Uniknya, pengunjung tidak hanya menonton pertunjukan seperti saat berada di gedung pertunjukan, namun akan dimanjakan oleh nuansa eksotisme alam di daerah tersebut.

Tao Silalhi yang terbentang luas (bataktoday/ajvg)
Tao Silalahi yang terbentang luas (bataktoday/ajvg)

Bukan rahasia apabila turis domestik maupun turis asing ‘hanya’ mengenal Samosir dan Parapat sebagai daerah wisata dimana dapat bersentuhan langsung dengan gemercik air Danau Toba. Maka dari itu, melalui event ini,  RKI sebagai panitia ingin mengangkat Tao Silalahi sebagai destinasi wisata Indonesia.

RKI dalam konsepnya, mempersiapkan festival dengan matang. Pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai hiburan mengesankan, diantaranya Cross Culture Music, Opera Batak Silahisabungan yang akan berkisah tentang Sagu-sagu Marlangan, serta tari-tarian pertunjukan. Selain itu, kegiatan ini juga akan diwarnai partisipasi pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Dairi, yang akan mengikuti perlombaan karya tulis, menyoroti kondisi Danau Toba dalam upaya mewujudkan Geopark Kaldera Toba.

Kemudian, Silahisabungan Arts Festival menyelenggarakan kegiatan ilmiah yakni Seminar Geopark Kaldera Toba yang akan mengungkapkan keistimewaan dan daya pukau Danau Toba.

Silalahi Nabolak, sedang membenahi ketersediaan fasilitas wisata (bataktoday/ajvg)
Silalahi Nabolak, sedang membenahi ketersediaan fasilitas wisata (bataktoday/ajvg)

RKI tidak sekedar hadir untuk menjadi konseptor festival yang mengajak pengunjung untuk sekadar menyaksikan keindahan alam di sana. Tetapi juga mengupayakan pelestarian ekosistem di daerah tersebut. RKI akan mengajak pengunjung untuk menabur bibit ikan di danau dan kolam masyarakat kawasan Tao Silalahi. Selain itu, juga ada penanaman pohon dan bunga.

Berbeda dengan festival seni budaya lainnya, pengunjung dapat mengikuti kegiatan bersepeda yang dinamai Geobike Silalahi, yang menempuh rute Silalahi-Paropo-Tongging-Merek-Lae Pondom-Silalahi.

Pengunjung akan diajak untuk melihat jejak-jejak kebudayaan yang diwariskan oleh leluhur orang Batak, sepanjang Kabupaten Dairi, khususnya Tao Silalahi. Setelah lelah berkeliling, pengunjung disuguhi Paket Wisata Air dari Panitia Silahisabungan Arts Festival 2016.

Lebih istimewa lagi, pengunjung yang berniat untuk tinggal lebih lama dalam festival ini, dapat mengikuti Camping Ground sejak awal hingga berakhirnya festival. (rel/ajvg)

News Feed