oleh

Sunset Policy di PBB Fair Beri Keringanan bagi Warga Medan Penunggak Pajak

Medan, BatakToday

Warga Kota Medan yang memiliki tunggakan Pajak Bumi Bangunan (PBB) akan diberikan kemudahan dengan penghapusan denda dan sanksi tunggakan. Kemudahan itu bisa diperoleh pada PBB Fair yang akan digelar di Lapangan Merdeka Medan pada 27 s/d 29 November mendatang.

Kepala Dinas Pendapat Kota Medan M Husni mengatakan, disamping untuk mengoptimalkan pendapatan PBB, event ini juga  memberikan edukasi bagi masyarakat tentang PBB.

Hal itu disampaikannya saat pertemuan dengan Pj Wali Kota Randiman Tarigan, Senin (9/11). Dijelaskannya, PBB Fair digelar selama 3 hari mulai 27-29 November mendatang. Pihaknya akan membuka stand layanan PBB dan Bank Sumut. Selama tiga masyarakat selain mendapatkan edukasi tentang PBB, juga akan disuguhi aneka hiburan.

Di hari pertama, PBB Fair akan diisi dengan pesta budaya yang diikuti para pelajar. Dalam parade budaya, para pelajar akan mengenakan busana etnis yang ada di Kota Medan, diiringi dengan penyajian musik tradisional sesuai dengan busana daerah yang dikenakan. Selain busana daerah, masyarakat juga akan dimanjakan dengan hiburan musik.

Sedang di hari kedua, selain pertunjukan musik, masyarakat yang membayar PBB  juga  berpeluang mendapat hadiah melalui lucky draw. Masyarakat yang melakukan pembayaran PBB akan mendapatkan kupon untuk diundi. Bagi masyarakat yang beruntung akan mendapatkan  hadiah menarik.

Tidak hanya bagi masyarakat pembayar PBB, terang Husni, mereka yang menjadi nasabah Bank Sumut juga berkesempatan akan mendapatkan hadiah menarik. Soalnya Bank Sumut akan melakukan penarikan hadiah Martabe bagi nasabahnya. “PBB Fair ini selain digelar untuk mengajak masyarakat membayar PBB, juga dalam rangka menyambut ulangtahun Bank Sumut,” terang Husni.

Pada hari ketiga, lanjut Husni, digelar sepeda santai dan senam bersama, dilanjutkan dengan acara memasak mie balap yang ditargetkan masuk dalam Rekor MURI. Direncanakan, 50 sampai 150 pedagang dipandu chef ternama akan memasak mie balap untuk disajikan kepada seluruh masyarakat yang hadir di Lapangan Merdeka

“Kita pilih mie karena masakan asli Kota Medan. Di daerah lain tidak ada mie balap. Mie balap itu dikonsumsi masyarakat mulai strata bawah sampai atas,” jelasnya.

Melalui rangkaian acara yang dikemas dalam PBB Fair ini, Husni berharap masyarakat akan membayar PBB. Selain tidak mengenakan denda  bagi masyarakat yang terlambat membayar PBB tahun ini, juga dilakukan pemutihan denda bagi masyarakat yang belum membayar pajak di tahun-tahun sebelumnya. Artinya, masyarakat cukup  membayar PBB sesuai dengan nilai pokok yang tertera dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

“Melalui pemutihan denda yang kita berikan, masyarakat akan semakin tertarik untuk membayar PBB. Semoga target Rp 50 miliar yang dibebankan kepada kita dapat terpenuhi di PBB Fair selama 3 hari ini. Jika event ini maksimal meningkatkan pembayaran PBB, kita rencanakan PBB Fair akan digelar setiap tahun,” ungkap Husni.

Pada pertemuan yang juga dihadiri Direktur Pemasaran Bank Sumut Ester Junita Ginting itu, Randiman mengapresiasi rencana kegiatan PBB Fair.

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemko Medan, saya sangat mendukung penuh digelarnya PBB Fair ini. Saya berharap event ini mampu mengedukasi masyarakat sehingga mengetahui apa manfaat dari membayar PBB,” kata Randiman.

Randiman mengungkapkan pentingnya masyarakat membayar PBB, karena pajak yang dibayarkan masyarakat tersebut digunakan untuk menggerakkan roda pembangunan. Untuk itu Randiman meminta Dispenda bekerjasama dengan camat dan lurah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. (AFR)

Keterangan Foto:

Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan saat pertemuan dengan Kepala Dinas Pendapatan M Husni dan pimpinan Bank Sumut di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (9/11).

News Feed