oleh

Surveyor KARS: Banyak yang Harus Dibenahi di RSUD Djasamen Saragih

Pematangsiantar, BatakToday –

Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih harus terus ditingkatkan, baik aspek manajemen, fasilitas, layanan administrasi, layanan medis bahkan termasuk keselamatan pasien yang datang berobat. Apalagi, status RSUD Djasamen merupakan rujukan regional beberapa daerah di Sumatera Utara bertipe B Pendidikan, harus berstandar internasional.

Hal itu diingatkan surveyor Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), dr Yanuar Hamid, saat memberikan bimbingan teknis kepada manajemen dan pegawai RSUD Djasamen Saragih, Rabu (31/8/2016) siang di Ruang Anggrek RSUD milik Pemerintah Kota Pematangsiantar itu.

“Dalam rangka itulah, akreditasi wajib secara periodik sekali 3 tahun dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Tujuannya agar layanan kepada masyarakat bisa semakin baik serta memenuhi syarat yang digariskan. Jika belum terakreditasi secara paripurna, berarti masih banyak aspek yang perlu dibenahi,” ujar Yanuar.

Bersama dua rekannya dari Jakarta, dr Hanun MARS dan Gandauli Panggabean SKep Ners, mantan Direktur RSUD Palembang ini datang ke RSUD Djasamen dalam rangka survei penilaian, apakah RSUD tersebut sudah memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

“Rencananya, jika memang semuanya telah siap, termasuk keseriusan personil, akreditasi akan dilakukan 3 bulan mendatang. Saya melihat, banyak yang harus dibenahi di RSUD ini,” ujarnya.

Merespon hal itu, Penjabat Walikota Jumsadi Damanik dalam sambutannya berkomitmen membantu seluruh kebutuhan pembenahan sesuai rekomendasikan tim akreditasi.

“Bahkan selama ini semua permintaan dari manajemen RSUD ini saya realisasikan, meskipun harus secara bertahap, mengingat areal RSUD peninggalan Belanda ini sangat luas memang membutuhkan pembiayaan yang besar untuk menatanya. Tetapi kami sudah komit agar RSUD ini bisa semakin profesional memberikan layanan kepada pasien,” tandasnya.

Jumsadi mengingatkan para dokter maupun tenaga medis lainnya untuk bekerja serius memberikan layanan kepada pasien. Manajemen maupun staf diminta bisa menyelesaikan permasalahan internal secara bersama-sama.

“Saya akan turunkan tim untuk mengevaluasi siapa-siapa orang yang tidak serius bekerja, bahkan yang tidak pantas bekerja akan saya keluarkan dari sini,” tegasnya. (ajvg/rel)

Foto: Surveyor Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Gandauli Panggabean saat memberikan bimbingan teknis kepada manajemen dan pegawai RSUD Djasamen Saragih, Rabu (31/8/2016) siang. (humas siantar)

News Feed