oleh

Terkait Kasus DAK Pendidikan 2009, Mantan Kadisdik Tobasa Ditahan Kejari Balige

Tobasa, BatakToday

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir Hulman Sitorus tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun anggaran 2009 senilai Rp 16 Milyar langsung ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Balige usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Rabu (7/10).

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Balige, Jefri P Maukar, kepada sejumlah wartawan, di kantornya, Kamis (8/10).

“Ya, benar kita telah menahan tersangka Hulman Sitorus, usai diperiksa kemarin. Dalam waktu dekat kita akan melimpahkan berkasnya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan,” kata Jefri, seraya mengutarakan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya terkait kasus tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Balige yang baru hitungan bulan menjabat ini mengatakan, modus operandi dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantan Kadisdik Tobasa itu adalah mengutip uang fee proyek dari seluruh kepala sekolah penerima DAK Tahun 2009.

Sesuai dengan fakta-fakta hukum dan keterangan saksi-saksi serta hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), penyidik Kejaksaan Negeri Balige telah menetapkan mantan Kadisdik Tobasa yang menjabat semasa periode Bupati Monang Sitorus itu pada tahun 2013 yang lalu.

Sebelumnya, Jefri Maukar ketika dikonfirmasi wartawan kemarin (7/10), juga berjanji akan segera menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Kejari Balige, diantaranya kasus pencetakan sawah Desa Tor Nagodang Kecamatan Habinsaran pada Dinas Pertanian Tobasa yang menjerat SS dan FS, serta beberapa kasus lainnya. “Kasus ganti rugi BLK Nairasaon di Desa Aeknatolu Kecamatan Lumban Julu akan kita buka lagi kasusnya, dan sudah kita terbitkan Surat Perintah Penyelidikan (Spirindik) yang baru,” tandas Jefri. (AP)

News Feed