oleh

Tim Terpadu akan ‘Tebang’ Reklame Tak Beraturan di Medan

Medan,BatakToday
Panitia Khusus (Pansus) Reklame DPRD Kota Medan telah menyerahkan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan, belum lama ini. Pihak eksekutif pun tidak ingin berdiam diri, sebab kini Kota Medan kerap disebut sebagai ‘hutan reklame’, namun kontribusi ke kas daerah belum signifikan.

Sesuai hasil pembahasan di rapat teknis Pemko Medan ada sekitar 90 papan reklame pada 14 ruas jalan akan ditertibkan dengan melakukan pembongkaran, penindakan, dan pembongkaran bangunan reklame oleh Tim Terpadu Penertiban Reklame. Pasalnya, pendirian reklame dimaksud telah melanggar peraturan daerah yang menetapakan ruas jalan dimaksud sebagai kawasan bebas reklame.

Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan (Aspem) Setdakot Medan, Musadat Nasution didampingi Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, Syampurno Pohan usai memimpin rapat teknis di Balai Kota Medan, Rabu (11/11).

“Kita sudah memberikan surat peringatan kepada pengusaha advertising selaku pemilik papan reklame. Mereka telah kita beri waktu 7 kali 24 jam untuk segera membongkar sendiri papan reklame tersebut. Tenggat waktu yang kita berika bervariasi, sebab surat yang kita berikan kepada pengusaha advertising tidak bisa bersamaan,” katanya.

Dijelaskannya, batas tenggat waktu 7 kali 24 jam bervariasi untuk masing-masing pengusaha advertising, antara 17, 18 dan 19 November 2015. Karena itulah, terang Musadat, penertiban baru bisa dilakukan di atas tanggal 19 Nopember. “Peraturan sudah jelas dan tegas. Jadi penertiban terhadap 90 papan reklame yang berada di 14 ruas jalan bebas reklame ini harus dilakukan,” tegasnya.

Syampurno Pohan selaku Ketua Tim Terpadu Penertiban Reklame menjelaskan, berdasarkan Perda Nomor 11 Tahun 2011 tentang Pajak Reklame, ada 14 ruas jalan di Kota Medan yang harus bebas dari reklame, yakni  Jl Sudirman, Jl Kapten Maulana Lubis, Jl Diponegoro, Jl Imam Bonjol, Jln Wali Kota, Jl Pengadilan, Jl Kejaksaan, Jl Juanda, Jl Suprapto, Jl Balai Kota, Jl Pulau Penang, Jl Bukit Barisan, Jl Stasiun dan Jl Raden Saleh.

Seluruh peserta rapat menyatakan kesiapan untuk mendukung penertiban, termasuk jajaran Polri dan TNI. Direncanakan, penertiban dilakukan malam hari untuk menghindari terjadinya kemacetan lalu lintas. Untuk itulah Aspem Setdakot Medan, Musadat Nasution meminta seluruh SKPD terkait seperti Dispenda, Dinas Pertamanan, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT),  Dinas TRTB Kota Medan, agar siap mendukung pelaksanaan penertiban.

“Penertiban akan kita lakukan di atas tanggal 19 November dan dilakukan malam hari. Guna menghindari terjadinya kemacetan lalu lintas, penertiban  akan dilakukan pihak ketiga, sedang SKPD terkait dan camat berperan mendukung kelancaran penertiban. “Sekali turun, tim akan menertibkan banyak papan reklame!” pungkas Musadat.

Turut hadir dalam rapat, Kadispenda Kota Medan M Husni, Kasatpol PP M Sofian, Kepala Inspektorat Farid Wajedi,  seluruh camat, serta  perwakilan dari Polresta Medan dan Kodim 0201/BS. (AFR)

Keterangan Foto:

Suasana rapat teknis yang dipimpin Asisten Pemerintahan (Aspem) Setdakot Medan, Musadat Nasution didampingi Kadis TRTB Kota Medan, Syampurno Pohan.

News Feed