oleh

Vinculos di Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, Carmen Caballero: “Musik Bahasa Universal”

Sianjur Mula Mula, BatakToday

Kehadiran group orkestra Orquesta de Cámara de Siero (OCAS), Spanyol, dalam rangka Vinculos Indonesia 2017 di Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, Huta Banjar Gunung, Hutabalian, Sianjur Mula Mula, mendatangkan kegembiraan tersendiri bagi anak-anak dan warga sekitar rumah belajar ini, Selasa (01/08/2017).

Rombongan yang datang dalam cuaca cerah pagi itu, sejak ‘harbangan ni huta’ (jalan masuk menjelang perkampungan), disambut barisan siswa-siswi SD dan SMP Kecamatan Sianjur Mula Mula, yang masing-masing mengenakan ‘ulos’ (kain tradisional Batak) di bahu. Saat memasuki ‘huta’, anak-anak rumah belajar menyambut tamunya dengan ‘tortor’ (tarian tradisional Batak Toba).

Dalam acara yang diselenggarakan di bawah tenda yang didirikan di tengah ‘huta’ (kampung), OCAS memainkan konser ‘kecil-kecilan’ dengan memainkan beberapa nomor, salah satunya lagu Sinanggartullo, lagu Batak yang sudah dikenal luas. Dalam acara ini, mereka juga memberikan workshop yang sifatnya interaktif, kepada anak-anak rumah belajar dan beberapa siswa SD/SMP yang hadir di tempat itu.

OCAS sedang memainkan lagu Sinanggartullo, Vinculos Indonesia 2017, Huta Banjar Gunung, Sianjur Mula Mula, Selasa 01/08/2017 (bataktoday/ajvg)
OCAS sedang memainkan lagu Sinanggartullo, Vinculos Indonesia 2017, Huta Banjar Gunung, Sianjur Mula Mula, Selasa 01/08/2017 (bataktoday/ajvg)

Seusai acara, yang juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Samosir ini, Project Director Vinculos Indonesia 2017, Carmen Caballero, kepada BatakToday menyampaikan kegembiraannya dalam kunjungan OCAS di Huta Banjar Gunung, terutama untuk pertemuan dengan anak-anak Rumah Belajar Sianjur Mula Mula.

“Saya datang dari desa kecil di Spanyol, datang ke desa kecil yang sangat indah di sini. Kemudian kami dapat berkomunikasi dengan anak-anak dan semua orang di sini, komunikasi melalui musik. Sangat menyenangkan, terutama dengan anak-anak dari Rumah Belajar (Rumah Belajar Sianjur Mula Mula,-red). Ini membuktikan bahwa musik adalah dan menjadi bahasa universal.  Of course it’s amazing (tentu saja ini sangat luar biasa)!” puji Carmen.

Carmen menyebut lagi, akan tetap berkomunikasi dengan anak-anak Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, melalui guru mereka Nagoes Puratus Sinaga.

“Kami akan tetap berkomunikasi dengan anak-anak melalui guru mereka. Dan setelah perjalanan di Indonesia usai, kami juga akan mengirimkan sejumlah peralatan musik untuk mereka,” ujarnya.

Carmen Caballero, Project Director Vinculos Indonesia 2017, di Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, Selasa 01/08/2017 (bataktoday/ajvg)
Carmen Caballero, Project Director Vinculos Indonesia 2017, di Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, Selasa 01/08/2017 (bataktoday/ajvg)

Dia juga berharap untuk dapat datang kembali ke Huta Banjar Gunung untuk memberikan pelajaran musik kepada anak-anak.

“Sangat senang mengunjungi kampung ini, banyak yang kami lihat di sini, dan berharap dapat datang kembali, untuk bekerja bersama-sama. Kedatangan kali ini begitu singkat. Untuk kedatangan berikutnya, harus tinggal dalam waktu yang cukup, untuk bisa mengajarkan musik kepada anak-anak di rumah belajar (Rumah Belajar Sianjur Mula Mula,-red.),” ujar Carmen. .

Sebelumnya, Carmen mencoba berbagi pengetahuan untuk memainkan alat musik yang biasa digunakannya, yaitu seruling, dengan Boncel Valentino Sagala, ‘spesialis peniup seruling’ di Rumah Belajar Sianjur Mula Mula.

Menurutnya, Boncel sangat cepat mengerti, dari biasanya memainkan suling bambu, untuk kemudian memainkan french flute (seruling ‘modern’ atau seruling standar yang biasa dimainkan dalam konser musik klasik). Carmen berjanji, setelah usai perjalanannya di Indonesia, akan mengirimkan seruling yang dicoba Boncel saat itu, untuk anak-anak Rumah Belajar Sianjur Mula Mula.

Foto bersama OCAS dengan anak-anak dan guru, beserta warga desa, di depan Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, Vinculos Indonesia 2017, Selasa 01/08/2017 (bataktoday/ajvg)
Foto bersama personil OCAS dengan anak-anak dan guru, beserta warga desa, di depan Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, Vinculos Indonesia 2017, Selasa 01/08/2017 (bataktoday/ajvg)

Nagoes Puratus Sinagaguru sekaligus pendiri Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Vinculos Indonesia 2017.

“Saya melihat, dalam Vinculos Indonesia 2017 ini, pertama, kedatangan mereka memberikan kegembiraan untuk anak-anak di Rumah Belajar Sianjur Mula Mula. Dan kemudian, yang terpenting, membuka wawasan dan meningkatkan kepercayaan diri anak-anak di Rumah Belajar, dalam berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai bangsa dan berbagai latar belakang kebudayaan,” terangnya, dan tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menjadikan Rumah Belajar Sianjur Mula Mula sebagai salah satu tempat penyelenggaraan Vinculos Indonesia 2017.

Salah satu personil OCAS berinteraksi dengan anak-anak Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, cara memainkan drum duduk, Vinculos Indonesia 2017, Selasa 01/08/2017 (bataktoday/ajvg)
Salah satu personil OCAS berinteraksi dengan anak-anak Rumah Belajar Sianjur Mula Mula, cara memainkan drum duduk, Vinculos Indonesia 2017, Selasa 01/08/2017 (bataktoday/ajvg)

Siang itu, sebelum OCAS melanjutkan perjalanan untuk konser musik di Sigulatti Geopark Center, beberapa personilnya terlihat berinteraksi dengan anak-anak Rumah Belajar Sianjur Mula Mula. Di salah satu sudut, terlihat anak-anak dengan gembira belajar menggunakan drum duduk akustik. Mereka bergantian belajar menabuh drum duduk dengan dipandu seorang pria bertopi personil OCAS.

Walau masing-masing anak tidak saling mengerti bahasa dengan pria Spanyol itu, namun mereka dapat berkomunikasi dan tertawa bersama. Tentunya melalui musik…! (ajvg)

News Feed