oleh

Walikota Tebing: Bukan Penggusuran, Hanya Relokasi

Tebing Tinggi, BatakToday –

Setelah berhasil merelokasi pedangan kaki lima ke Pasar Gambir beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Tebing Tinggi bermaksud merevitalisasi sekaligus merelokasi pedagang di Pasar Inpres Gurami. Walikota Umar Zunaidi Hasibuan menegaskan, pihaknya akan melakukan relokasi ke tempat yang lebih layak, dan bukan penggusuran.

“Tidak ada istilah penggusuran buat pedagang, yang dilakukan Pemerintah Kota hanyalah relokasi ke tempat yang lebih layak dan bagus,” ujar Walikota Umar didampingi Wakil Walikota  Oki Doni Siregar saat melakukan peninjauan gotong royong bersama yang digelar TNI, Satpol PP dan Dinas Keberihan dan Pertamanan di Pasar Inpres Jalan Gurami, Selasa (8/3/2016).

Disampaikannya, bangunan Pasar Inpres yang dibangun sekitar tahun 1975 itu kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan jauh dari nyaman, sehingga konsumen enggan berbelanja ke dalam. gedung pasar. Lokasi pasar di bantaran Sungai Padang itu juga berada di zona daerah aliran sungai (DAS) yang sebenarnya tidak diperkenankan berdiri bangunan.

Menjawab pertanyaan beberapa pedagang tentang jadwal pemindahan, Walikota Umar menjelaskan bahwa saat ini masih dalam tahap perencanaan dan masih mengidentifikasi lokasi baru yang lebih baik.

“Tak usah takut, kita rencanakan dahulu sebaik-baiknya terutama lokasinya sebaik mungkin, dan itu memakan waktu. Bapak ibu nggak perlu khawatir, pokoknya tidak istilah penggusuran, hanya relokasi,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong yang dipimpin Danramil 13 Tebing Tinggi, Kapten Inf Salehan, melakukan pembersihan pada bagian belakang pasar inpres di tepian Sungai Padang yang telah ditumbuhi semak belukar dan pohon-pohonan liar.

“Kita ingin Kota Tebing Tinggi dalam keadaan bersih dan nyaman sepanjang hari, tidak pada hari-hari tertentu saja,” ujar Danramil Salehan. (iss)

Foto: Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat berdialog dengan para pedagang Pasar Inpres Gurami, Selasa (8/3/2016) (bataktoday/iss)

News Feed