oleh

Warga Ancam Terobos Blokade Penjagaan Balai Kota Medan

Medan, BatakToday –

Ratusan warga Forum Komunitas Masyarakat Pinggir Rel (FK MPR) memaksa agar Walikota Medan Dzulmi Eldin menerima langsung kehadiran mereka di Balai Kota, Senin (14/3/2016). Barisan depan yang diisi oleh anak-anak berseragam sekolah dan para ibu-ibu itu sempat melakukan aksi mendorong gerbang utama Balai Kota.

“Kita akan masuk jika tidak kunjung diterima, kita akan robohkan itu gerbang,” kata Riko, seorang orator, dengan pengeras suara.

Semangat anak-anak ini pun memuncak, bahkan ada yang berusaha menggoyang gerbang sembari berteriak “Relokasi!”. Aksi itu menarik perhatian petugas Satpol PP dan aparat polisi yang berjaga di bagian dalam halaman Balai Kota.

Namun Ketua FKMPR Jonni Naibaho langsung berupaya meredam amarah warganya.

“Kita ini warga yang taat aturan, bukan anarkisme yang kita inginkan, mari kita sampaikan aspirasi dengan santun,” katanya dan mengambil alih pengeras suara.

Aksi digelar untuk menolak kebijakan penggusuran warga yang tinggal di pinggir rel khususnya yang berada di jalur Medan-Pulo Brayan.

Massa meminta agar walikota menerima kedatangan pendemo, bahkan mengancam akan menduduki Balai Kota jika walikota tidak hadir di hadapan mereka. (AFR)

Foto: Petugas Satpol PP dan kepolisian terlihat berjaga-jaga di halaman dalam Balai Kota menghadapi demo massa FK MPR yang sempat memanas, Senin (14/3/2016)

News Feed