oleh

Warga Sedih, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Saleh Bangun

Binjai, BatakToday

Kedatangan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikawal personel Brigade Mobil (Brimob) di kediaman Saleh Bangun Jalan Amir Hamzah Kelurahan Jati Karya Kecamatan Binjai Utara, Kamis (12/11) mengundang perhatian warga sekitar.

“Ada apa dik? Kenapa banyak polisi ya? Ada apa ya?” tanya Tumirah, tetangga Saleh Bangun kepada BatakToday. Di mata warga, mantan Ketua DPRD Sumut ini adalah orang baik.

Tumirah sedih tatkala tahu penyidik KPK yang datang. “Kok bisa ya? Padahal Pak Saleh itu orangnya baik kalilah. Suka ngasih makan anak yatim disini. Kalau soal kaya, Pak Saleh memang sudah kaya dari dulu. Enggak mungkin dia kayak gitu (korupsi, red),” kata Tumirah. Tumirah menuturkan, semua warga di sekitar kediaman Saleh Bangun sedih mendengar kabar Saleh Bangun ditahan.

“Baik kalilah Bapak ini. Peduli kali Pak Saleh Bangun sama masyarakat sekitar sini. Kami yakin Pak Saleh Bangun enggak bersalah,” katanya.

Tim yang dipimpin AKBP Damanik dan Kompol Wahyu menggeledah rumah calon wali kota Binjai itu selama dua jam lebih. Penggeledahan yang dinyatakan tertutup untuk umum itu dilakukan 15 orang tim penyidik KPK, mendapat pengawalan ketat satu peleton aparat Brimob.

Penggeledahan dilakukan penyidik KPK terkait dugaan suap interpelasi DPRD Provinsi Sumatera Utara. Kabar yang beredar, penggeledahan tim penyidik KPK untuk mencari berkas atau dokumen yang berkaitan dengan dugaan suap pada proses interpelasi yang diajukan oleh anggota DPRD Sumut.

Sejumlah awak media yang ingin mengabadikan penggeledahan dilarang masuk dan terpaksa mengambil gambar dari luar pagar rumah. (lud)

Foto: Suasana di sekitar rumah kediaman Saleh Bangun pada saat tim penyidik KPK melakukan penggeledahan, Kamis (12/11).

News Feed