oleh

Yayasan ADAB Akan Gelar Seminar tentang Aset Pemprov Sumut

Medan, BatakToday

Yayasan Komunitas Cerdas Adil Berkelanjutan (ADAB) akan menggelar seminar mengenai Aset Pemprov Sumatera Utara di Aula Gedung Baru DPRD Provinsi Sumatera Utara, pada hari Selasa, 22 November 2016 yang akan datang.

Yayasan ADAB yang bekerja sama dengan Pansus Pembahasan Aset DPRD Provinsi Sumatera Utara, akan menggelar seminar dengan tema “Partisipasi Publik Dalam Optimalisasi Pengelolaan Aset Milik Daerah Provinsi Sumatera Utara”.

Tujuan dari kegiatan ini, agar masyarakat mengetahui dan memahami masalah-masalah aset Provinsi Sumut, seperti sistem pencatatan/administrasi, pengelolaan aset, serta mekanisme pemindah tanganan aset milik Pemprov, baik di dalam, maupun luar Sumut.

Selain itu, diharapkan juga agar masyarakat berpartisipasi dalam pengelolaan aset milik daerah Provinsi Sumatera Utara, dan melalui seminar ini diharapkan masyarakat dapat memberikan masukan kepada Panitia Khusus DPRD Sumut untuk dibawa dalam Pembahasan Aset Provinsi Sumatera Utara nantinya.

Direktur Yayasan ADAB, Benardo Sinambela, S.Pd sebagai Pelaksana Kegiatan Seminar, di kantornya, Jalan Jamin Ginting, Gg. Katamuli No. 22 B Simpang Pos, Medan, menjelaskan bahwa seminar ini dilaksanakan atas dasar banyaknya persoalan-persoalan yang menyangkut soal aset Pemprov Sumut.

“Pada hakikatnya, seminar ini digelar agar Pansus Pembahasan Aset DPRD Sumut mendapatkan masukan sebagai wujud dari partisipasi kepedulian masyarakat mengenai persoalan-persolan terkait dengan aset pemerintah. Selain itu juga, kegiatan ini bermanfaat agar masyarakat tidak buta soal aset-aset pemerintah daerah, yang selama ini terkesan disengaja hanya untuk ‘konsumsi’ para elit. Sekarang kita coba membuka kepada masyarakat luas, karena persoalan aset harus juga menjadi domain masyarakat,” sebutnya dalam rilis yang diterima, Jumat (18/11/2016).

Ditambahkannya lagi, bahwa kurangnya penataan aset merupakan bagian dari kegagalan tata kelola pemerintahan di Sumatera Utara. Diketahui ada sekitar 6.000 item aset Pemprov Sumut yang tersebar di beberapa wilayah, baik yang bergerak maupun tidak bergerak. Namun tidak semuanya tersertifikasi dengan baik, sehingga sangat berpotensi akan kehilangan aset setiap tahunnya, serta banyaknya aset yang tidak terurus dan terlantar.

“Dari diskusi kita Selasa (15/11/2016) lalu, dengan Ketua Pansus Pembahasan Aset DPRD SU, Brilian Moktar, dan Ketua DPRD SU, Wagirin Arman, di Kantor DPRD SU, didapat informasi, ada sekitar 6.000 item aset Pemprovsu, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak, namun belum semuanya tersertifikasi dan terdokumentasikan dengan baik. Sehingga jika ada aset yang terlantar dan bahkan hilang, itu bagian dari kegagalan tata kelola pemerintahan Pemprovsu,” sebut Benardo.

Narasumber yang dihadirkan, sesuai keterangan Ketua Tim Kerja penyelenggara seminar, Aldion Ega Tampubolon, antara lain Brillian Moktar (Ketua Pansus Pembahasan Aset Provinsi Sumatera Utara), Syafruddin (Biro Perlengkapan dan Pengelolaan Aset Provinsi Sumatera Utara), M Hanafi Harahap (Wakil Ketua Pansus Pembahasan Aset Provinsi Sumatera Utara), Rurita Ningrum (Direktur Eksekutif FITRA Sumatera Utara) dan Marlais Simanjuntak (Kepala KPKNL Medan).

Tim Kerja berharap, masyarakat menyambut antusias seminar sekaligus forum diskusi ini, serta diharapkan bisa berpartisipasi memberikan masukan-masukan konkrit kepada Pansus Pembahasan Aset DPRDSU, mengenai aset daerah.

“Harapan kami, agar masyarakat yang kita undang dari berbagi lapisan, baik itu akademisi, mahasiswa, LSM, pemerhati, LBH serta aktivis anti korupsi, bisa memberikan masukan-masukan yang konkrit dalam seminar, sekaligus sebagai forum diskusi, pada hari Selasa 22 November 2016 nanti. Sekiranya ada yang berminat, yang kami belum dapat menjangakau, kami bisa dihubungi melalui nomor HP : 0822 7279 9306 atas nama saya sendiri, Aldion Ega Tampubolon,” sebutnya di akhir rilis. (rel/ajvg)

News Feed